Pengertian Arsitektur Kolonial

Pengertian Arsitektur Kolonial-Free PDF

  • Date:12 Apr 2020
  • Views:77
  • Downloads:2
  • Pages:21
  • Size:708.64 KB

Share Pdf : Pengertian Arsitektur Kolonial

Download and Preview : Pengertian Arsitektur Kolonial


Report CopyRight/DMCA Form For : Pengertian Arsitektur Kolonial


Transcription:

1919 menjelaskan arsitektur kolonial Belanda adalah bangunan peninggalan. pemerintah kolonial Belanda seperti benteng Vastenburg Bank Indonesia di. Surakarta dan masih banyak lagi termasuk bangunan yang ada di Karaton. Surakarta dan Puri Mangkunegaran,a Gaya bangunan, Gaya berasal dari bahasa Latin stilus yang artinya alat bantu tulis yang. maksudnya tulisan tangan menunjukan dan mengekspresikan karakter individu. Dengan melihat tulisan tangan seseorang dapat diketahui siapa penulisnya Gaya. bisa dipelajari karena sifatnya yang publik dan sosial Wardani 2009 Gaya. desain ini timbul dari keinginan dan usaha orang Eropa untuk menciptakan. negara jajahan seperti negara asal mereka Pada kenyataannya desain tidak. sesuai dengan bentuk aslinya karena iklim berbeda material kurang tersedia. teknik di negara jajahan dan kekurangan lainnya Akhirnya diperoleh bentuk. modifikasi yang menyerupai desain di negara mereka kemudian gaya ini disebut. gaya colonial, Arti kata bentuk secara umum menunjukkan suatu kenyataan jumlah. tetapi tetap merupakan suatu konsep yang berhubungan Juga disebutkan sebagai. dasar pengertian kita mengenai realita dan seni dalam arsitektur arti kata bentuk. mempunyai pengertian berbeda beda sesuai dengan pandangan dan pemikiran. pengamatnya Suwondo 1982 Bentuk adalah wujud dari organisasi ruang yang. merupakan hasil dari suatu proses pemikiran Proses didasarkan atas. pertimbangan fungsi dan usaha pernyataan diri ekspresi Menurut Mies van der. Rohe dalam Sutedjo 1982 bentuk adalah wujud dari penyelesaian akhir dari. konstruksi yang pengertiannya sama Benjemin Handler mengatakan bentuk. adalah wujud keseluruahan dari fungsi fungsi yang bekerja secara bersamaan. yang hasilnya merupakan susunan suatu bentuk Bentuk merupakan ekspresi fisik. yang berupa wujud dapat diukur dan berkarakter karena memeilki tekstur berupa. tampak baik berupa tampak tiga dimensi maupun tampak dua dimensi. c Fasade Tampak bangunan, Fasade bangunan merupakan elemen arsitektur terpenting yang mampu. menyuarakan fungsi dan makna sebuah bangunan Akar kata fasade fa ade. diambil dari kata latin facies yang merupakan sinonim dari face wajah dan. appearance penampilan Oleh karena itu membicarakan wajah sebuah. bangunan yaitu fasade yang kita maksudkan adalah bagian depan yang. menghadap jalan Juanda 2011, Krier dalam Juanda 2011 Fasade adalah representasi atau ekspresi dari. berbagai aspek yang muncul dan dapat diamati secara visual Dalam konteks. arsitektur kota fasade bangunan tidak hanya bersifat dua dimensi saja akan tetapi. bersifat tiga dimensi yang dapat merepresentasikan masing masing bangunan. tersebut dalam kepentingan public kota atau sebaliknya Untuk itu komponen. fasade bangunan yang diamati meliputi, Selanjutnya menurut Krier 2001 wajah bangunan juga menceritakan.
dan mencerminkan kepribadian penghuni bangunannya memberikan semacam. identits kolektif sebagai suatu komunitas bagi mereka dan pada puncaknya. merupakan representasi komunitas tersebut dalam publik Aspek penting dalam. wajah bangunan adalah pembuatan semacam pembedaan antara elemen. horizontal dan vertikal dimana proporsi elemen tersebut harus sesuai terhadap. keseluruhannya,d Elemen arsitektur, Pengaruh budaya barat terlihat pada pilar pilar besar mengingatkan kita. pada bentuk arsitektur klasik Yunani dan Romawi Pintu termasuk terletak tepat. ditengah diapit dengan jendela jendela besar pada kedua sisinya Bangunan. bergaya kolonial adalah manifestasi dari nilai nilai budaya yang ditampilkan. bentuk atap dinding pintu dan jendela serta bentuk ornamen dengan kualitas. tinggi sebagai elemen penghias gedung Elemen elemen pendukung wajah. bangunan menurut Krier 2001 antara lain adalah sebagai berikut. Jenis atap ada bermacam macam Jenis yang sering dijumpai saat ini. adalah atap datar yang terbuat dari beton cor dan atap miring berbentuk perisai. ataupun pelana Secara umum atap adalah ruang yang tidak jelas yang paling. sering dikorbankan untuk tujuan eksploitasi volume bangunan Atap merupakan. mahkota bagi bangunan yang disangga oleh kaki dan tubuh bangunan bukti dan. fungsinya sebagai perwujudan kebanggaan dan martabat dari bangunan itu. Secara visual atap merupakan sebuah akhiran dari wajah bangunan. yang seringkali disisipi dengan loteng sehingga atap bergerak mundur dari. pandangan mata manusia Perlunya bagian ini diperlakukan dari segi fungsi dan. bentuk berasal dari kenyataan bangunan memiliki bagian bawah alas yang. menyuarakan hubungan dengan bumi dan bagian atas yang memberitahu batas. bangunan berakhir dalam konteks vertikal, Pintu memainkan peranan penting dan sangat menentukan dalam. menghasilkan arah dan makna yang tepat pada suatu ruang Ukuran umum pintu. yang biasa digunakan adalah perbandingan proporsi 1 2 atau 1 3 ukuran pintu. selalu memiliki makna yang berbeda misalnya pintu berukuran pendek. digunakan sebagai entrance ke dalam ruangan yang lebih privat Skala manusia. tidak selalu menjadi patokan untuk menentukan ukuran sebuah pintu Contohnya. pada sebuah bangunan monumental biasanya ukuran dari pintu dan bukaan. lainnya disesuaikan dengan proporsi kawasan sekitarnya. Posisi pintu ditentukan oleh fungsi ruangan atau bangunan bahkan pada. batasan batasan fungsional yang rumit yang memiliki keharmonisan geometris. dengan ruang tersebut Proporsi tinggi pintu dan ambang datar pintu terhadap. bidang bidang sisa pada sisi sisi lubang pintu adalah hal yang penting untuk. diperhatikan Sebagai suatu aturan pengaplikasian sistem proporsi yang. menentukan denah lantai dasar dan tinggi sebuah bangunan juga terhadap. elemen elemen pintu dan jendela Alternatif lainnya adalah dengan membuat. relung relung pada dinding atau konsentrasi suatu kelompok bukaan seperti pintu. dan jendela, Jendela dapat membuat orang yang berada di luar bangunan dapat. membayangkan keindahan ruangan ruangan dibaliknya begitu pula sebaliknya. Krier 2001 mengungkapkannya sebagai berikut dari sisi manapun kita. memasukkan cahaya kita wajib membuat bukaan untuknya yang selalu. memberikan kita pandangan ke langit yang bebas dan puncak bukaan tersebut. tidak boleh terlalu rendah karena kita harus melihat cahaya dengan mata kita. dan bukanlah dengan tumit kita selain ketidaknyamanan yaitu jika seseorang. berada di antara sesuatu dan jendela cahaya akan terperangkap dan seluruh. bagian dari sisa ruangan akan gelap Pada beberapa masa evaluasi dan makna. dari tingkat tingkat tertentu diaplikasikan pada rancangan jendelanya Susunan. pada bangunan bangunan ini mewakili kondisi kondisi sosial karena masing. masing tingkat dihuni oleh anggota dari kelas sosial yang berbeda. Hal hal yang harus diperhatikan dalam penyusunan jendela pada wajah. bangunan seperti penataan komposisi yaitu dengan pembuatan zona wajah. bangunan yang terencana Memperhatikan keharmonisan proporsi geometri. jendela memberikan distribusi pada wajah bangunan oleh karena itu salah satu. efek atau elemen tertentu tidak dapat dihilangkan atau bahkan dihilangkan. Jendela dapat bergabung dalam kelompok kelompok kecil atau membagi wajah. bangunan dengan elemen elemen yang hampir terpisah dan membentuk simbol. atau makna tertentu, Keberadaan jendela memang menjadi salah satu unsur penting dalam. pembentukan wajah bangunan bangunan akan tetapi dinding juga memiliki. peranan yang tidak kalah pentingnya dengan jendela dalam pembentukan wajah. bangunan Penataan dinding juga dapat diperlakukan sebagai bagian dari seni. pahat sebuah bangunan bagian khusus dari bangunan dapat ditonjolkan dengan. pengolahan dinding yang unik yang bisa didapatkan dari pemilihan bahan. ataupun cara finishing dari dinding itu sendiri seperti warna cat tekstur dan juga. tekniknya Permainan kedalaman dinding juga dapat digunakan sebagai alat. untuk menonjolkan wajah bangunan,Perkembangan Arsitektur Kolonial di Indonesia.
Sejarah mencatat bahwa bangsa Eropa yang pertama kali datang ke. Indonesia adalah Portugis yang kemudian diikuti oleh Spanyol Inggris dan. Belanda Pada mulanya kedatangan mereka dengan maksud berdagang Mereka. membangun rumah dan pemukimannya di beberapa kota di Indonesia yang. biasanya terletak dekat dengan pelabuhan Dinding rumah mereka terbuat dari. kayu dan papan dengan penutup atap ijuk Namun karena sering terjadi konflik. mulailah dibangun benteng Hampir di setiap kota besar di Indonesia. Dalam benteng tersebut mulailah bangsa Eropa membangun beberapa. bangunan dari bahan batu bata Batu bata dan para tukang didatangkan dari. negara Eropa Mereka membangun banyak rumah gereja dan bangunan. bangunan umum lainnya dengan bentuk tata kota dan arsitektur yang sama persis. dengan negara asal mereka Dari era ini pulalah mulai berkembang arsitektur. kolonial Belanda di Indonesia Setelah memiliki pengalaman yang cukup dalam. membangun rumah dan bangunan di daerah tropis lembab maka mereka mulai. memodifikasi bangunan mereka dengan bentuk bentuk yang lebih tepat dan. dapat meningkatkan kenyamanan di dalam bangunan,Periodesasi Arsitektur Kolonial. a Abad 16 sampai tahun 1800 an, Waktu itu Indonesia masih disebut sebagai Nederland Indische Hindia. Belanda di bawah kekuasaan perusahaan dagang Belanda VOC Arsitektur. Kolonial Belanda selama periode ini cenderung kehilangan orientasinya pada. bangunan tradisional di Belanda Bangunan perkotaan orang Belanda pada. periode ini masih bergaya Belanda dimana bentuknya cenderung panjang dan. sempit atap curam dan dinding depan bertingkat bergaya Belanda di ujung teras. Bangunan ini tidak mempunyai suatu orientasi bentuk yang jelas atau tidak. beradaptasi dengan iklim dan lingkungan setempat Kediaman Reine de Klerk. sebelumnya Gubernur Jenderal Belanda di Batavia,b Tahun 1800 an sampai tahun 1902. Pemerintah Belanda mengambil alih Hindia Belanda dari VOC Setelah. pemerintahan tahun 1811 1815 wilayah Hindia Belanda sepenuhnya dikuasai. oleh Belanda Pada saat itu di Hindia Belanda terbentuk gaya arsitektur. tersendiri yang dipelopori oleh GubernurJenderal HW yang dikenal engan the. Empire Style atau The Ducth Colonial Villa Gaya arsitektur neo klasik yang. melanda Eropa terutama Prancis yang diterjemahkan secara bebas Hasilnya. berbentuk gaya Hindia Belanda yang bercitra Kolonial yang disesuaikan dengan. ingkungan lokal iklim dan material yang tersedia pada masa itu Bangunan. bangunan yang berkesan grandeur megah dengan gaya arsitektur Neo Klasik. dikenal Indische Architectuur karakter arsitektur seperti. Denah simetris dengan satu lantai terbuka pilar di serambi depan dan belakang. ruang makan dan didalamnya terdapat serambi tengah yang mejuju ke ruang. tidur dan kamar kamar lainnya, Pilar menjulang ke atas gaya Yunani dan terdapat gevel atau mahkota di atas. serambi depan dan belakang,Menggunakan atap perisai.
c Tahun 1902 sampai tahun 1920 an, Secara umum ciri dan karakter arsitektur kolonial di Indonesia pada tahun 1900. a Menggunakan Gevel gable pada tampak depan bangunan. b Bentuk gable sangat bervariasi seperti curvilinear gable stepped gable. gambrel gable pediment dengan entablure,c Penggunaan Tower pada bangunan. d Tower pada mulanya digunakan pada bangunan gereja kemudian diambil. alih oelh bangunan umum dan menjadi mode pada arsitektur kolonial. Belanda pada abad ke 20, e Bentuknya bermacam macam ada yang bulat segiempat ramping dan ada. yang dikombinasikan dengan gevel depan,f Penggunaaan Dormer pada bangunan. g Penyesuaian bangunan terhadap iklim tropis basah. h Ventilasi yang lebar dan tinggi, i Membuat Galeri atau serambi sepanjang bangunan sebagai antisipasi dari.
hujan dan sinar matahari,d Tahun 1920 sampai tahun 1940 an. Gerakan pembaharuan dalam arsitektur baik di tingkat nasional maupun. internasional Hal ini mempengaruhi arsitektur kolonial Belanda di Indonesia. Pada awal abad 20 arsitek arsitek yang baru datang dari negeri Belanda. memunculkan pendekatan untuk rancangan arsitektur di Hindia Belanda Aliran. baru ini semula masih memegang unsur unsur mendasar bentuk klasik. memasukkan unsur unsur yang terutama dirancang untuk mengantisipasi. matahari hujan lebat tropik Selain unsur unsur arsitektur tropis juga. memasukkan unsur unsur arsitektur tradisional asli Indonesia sehingga menjadi. konsep yang eklektis Konsep ini nampak pada karya Maclaine Pont seperti. kampus Technische Hogeschool ITB Gereja Poh sarang di Kediri. Beberapa Aliran yang Mempengaruhi Perkembangan Arsitektur Kolonial di. a Gaya Neo Klasik the Empire Style the Dutch Colonial Villa tahun 1800. Ciri Ciri dan Karakteristik, a Denah simetris penuh dengan satu lanmtai atas dan ditutup dengan atap perisai. b Temboknya tebal,c Langit langitnya tinggi,d Lantainya dari marmer. e Beranda depan dan belakang sangat luas dan terbuka. f Diujung beranda terdapat barisan pilar atau kolom bergaya Yunani doric ionic. g Pilar menjulang ke atas sebagai pendukung atap, h Terdapat gevel dan mahkota diatas beranda depan dan belakang. i Terdapat central room yang berhubungan langsung dengan beranda depan dan. belakang kiri kananya terdapat kamar tidur, j Daerah servis dibagian belakang dihubungkan dengan rumah induk oleh galeri.
Beranda belakang sebagai ruang makan, k Terletak ditanah luas dengan kebun di depan samping dan belakang. b Bentuk Vernacular Belanda dan Penyesuaian Terhadap Iklim Tropis. sesudah tahun 1900,Ciri dan karakteristik, a Penggunaan gevel gable pada tampak depan bangunan. b Penggunaan tower pada bangunan,c Penggunaan dormer . pada bentuk arsitektur klasik Yunani dan Romawi Pintu termasuk terletak tepat ditengah diapit dengan jendela jendela besar pada kedua sisinya Bangunan bergaya

Related Books