PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PBL

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl-Free PDF

  • Date:19 Jan 2020
  • Views:41
  • Downloads:0
  • Pages:9
  • Size:445.49 KB

Share Pdf : Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl

Download and Preview : Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl


Report CopyRight/DMCA Form For : Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pbl


Transcription:

mendengarkan dan beberapa siswa ada yang menulis informasi yang disampaikan. oleh guru sedangkan aspek kemandirian belajar yang lain kurang diperhatikan. Fakta bahwa kemandirian belajar siswa masih kurang ditunjukkan oleh beberapa. temuan terkait dengan perilaku menyimpang siswa di dalam pembelajaran Siswa. kelas XI IA2 yang berjumlah 38 ternyata siswa yang menunjukan keaktifannya. jauh lebih sedikit dibanding siswa yang pasif Kecenderungan ini disebabkan. guru dalam mengajar dengan metode ceramah dan keberadaan hand out yang. sudah dimiliki setiap siswa sehingga siswa cenderung mendengarkan saja Siswa. yang masih menunjukan ketidakaktifannya misal melamun kurang. memperhatikan pelajaran dan melakukan aktivitas lain di luar aktivitas belajar. seperti menggambar bermain handphone serta berbicara dengan teman juga. kurang aktif dalam menyampaikan pendapat yang diindikasikan siswa kesulitan. ketika diminta menyebutkan ciri ciri objek yang sedang dipelajari. Salah satu model pembelajaran yang bisa dijadikan alternatif guru untuk. mengembangkan kemandirian siswa dalam belajar di kelas XI IA2 adalah. Problem Based Learning PBL dalam sub pokok bahasan ovulasi menstruasi. fertilisasi gestasi persalinan dan ASI yang merupakan bagian dari materi sistem. reproduksi Model ini merangsang siswa untuk mengatasi masalah. memperkirakan jawaban jawabannya mencari data menganalisis dan. menyimpulkan jawaban terhadap masalah Model ini dengan kata lain melatih. kemampuan memecahkan masalah melalui langkah langkah sistematis Ciri utama. model ini adalah pengetahuan dicari dan dibentuk oleh siswa dalam upaya. memecahkan contoh contoh masalah dunia nyata yang dihadapkan kepada. mereka Masalah yang dihadapi dibahas dalam kelompok kelompok kecil. selanjutnya mereka mencatat apa yang sudah mereka ketahui untuk menjawab. masalah dan apa saja yang belum mereka ketahui Mereka mengumpulkan data. dan pengetahuan yang belum mereka ketahui dengan berbagai sumber Mereka. menganalisa seluruh data dan pengetahuan yang terkumpul untuk menjawab. masalah Tugas guru adalah mengamati seluruh proses dan memberikan bantuan. bila diperlukan, Proses pembelajaran Biologi akan lebih bermakna apabila menggunakan. objek objek yang dapat diamati baik melalui gambar ataupun pengamatan secara. langsung oleh siswa Objek objek yang dapat diamati siswa dalam proses. pembelajaran merupakan media pembelajaran Kegiatan pengamatan oleh siswa. memunculkan berbagai fenomena yang menarik perhatian siswa Fenomena. fenomena yang ditangkap dan diindera oleh siswa dari efek penggunaan media. memunculkan keingintahuan tentang hal hal yang berkaitan dengan topik yang. dipelajari Salah satu alternatif media yang dapat digunakan adalah media gambar. A Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL, Pengajaran berbasis masalah Problem Based Learning adalah suatu. pengajaran yang menggunakan masalah dunia nyata sebagai suatu konteks bagi. siswa untuk belajar cara berpikir kritis dan ketrampilan pemecahan masalah serta. untuk memperoleh pengetahuan dan konsep yang esensial dari materi pelajaran. Peran guru dalam pengajaran berbasis masalah adalah mengajukan pertanyaan. dan memfasilitasi penyelidikan serta dialog Pengajaran berbasis masalah tidak. dapat dilaksanakan jika guru tidak mengembangkan lingkungan kelas yang. memungkinkan terjadinya pertukaran ide secara terbuka Intinya siswa. 334 Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010. dihadapkan situasi masalah yang otentik dan bermakna yang dapat menantang. siswa untuk memecahkannya Nurhadi 2004 109, Sukmadinata 2003 161 mengatakan bahwa PBL merupakan tipe. pembelajaran dimana individu dihadapkan kepada masalah yang harus. dipecahkannya baik masalah yang bersifat praktis dalam kehidupan maupun. teoritis dalam bidang ilmu, Ge et al 2010 32 mengatakan bahwa tujuan dari PBL adalah. membimbing siswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dasar memiliki. ketrampilan memecahkan masalah juga adanya pengarahan diri dalam belajar. Sejalan dengan hal di atas Belland et al 2009 63 mengemukakan salah satu. ciri dari PBL yaitu adanya penyajian pemecahan masalah Pemecahan masalah. dalam PBL mengharuskan siswa agar mampu menjabarkan masalah kedalam. beberapa point yang lebih kecil mendefinisikan dengan kata kata sendiri juga. menentukan sumber daya untuk membantu dalam penyelesaian masalah. Secara garis besar pembelajaran berbasis masalah dapat menumbuhkan. keaktifan dan kemandirian siswa dalam proses pembelajaran terutama dalam. pemecahan suatu masalah yang terkait dengan kegiatan pembelajaran yang sedang. berlangsung Karena dalam PBL siswa dihadapkan pada masalah dunia nyata atau. teoritis dan dituntut untuk dapat mencari pemecahan masalah tersebut Hal ini. akan menimbulkan rasa penasaran siswa terhadap masalah yang sedang dihadapi. sehingga muncul keaktifan siswa untuk mencoba mencari pemecahannya. PBL memiliki kelebihan antara lain mendorong kerja sama dalm. menyelesaikan tugas PBL juga memiliki unsur unsur belajar magang yang bisa. mendorong pengamatan dan dialog dengan orang lain sehingga secara bertahap. siswa dapat memahami peran penting aktivitas mental dan belajar yang terjadi di. luar sekolah Siswa juga akan terlibat dalam penyelidikan pilihan sendiri yang. memungkinkan siswa menginterpretasikan dan menjelaskan fenomena dunia. nyata dan membangun pemahamannya tentang fenomena tersebut Siswa juga. akan terbantu menjadi pembelajar yang mandiri dan otonom Nurhadi 2004. Sudjana 1989 94 mengatakan bahwa kelebihan yang lain yaitu interaksi. sosial antarsiswa lebih banyak dikembangkan sebab hampir setiap langkah dalam. model mengajar ini ada dalam situasi kelompok serta membiasakan siswa berpikir. logis dan sistematis dalam pemecahan masalah Zhang et al 2010 57 juga. mengungkapkan bahwa diskusi dalam PBL dapat mengembangkan pengetahuan. yang diraih melalui kegiatan aktif siswa meliputi bertanya antarsiswa satu dengan. yang lain juga pemberian alasan dengan adanya bukti. B Media Gambar, Anitah 2008 1 mengatakan bahwa media juga dapat diartikan sebagai.
perantara atau penghubung antara dua pihak yaitu antara sumber pesan dengan. penerima pesan atau informasi Media gambar yaitu media visual yang tidak. diproyeksikan Media ini merupakan media yang sederhana tidak membutuhkan. projektor dan layar untuk memproyeksikan perangkat lunak Media ini tidak. tembus cahaya non transparan maka tidak dapat dipantulkan pada layar. Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010 335. Gambar memiliki makna yang lebih baik dibanding dengan tulisan. Gambar sebagai bahan ajar tentu saja diperlukan satu rancangan yang baik agar. setelah selesai melihat sebuah atau serangkaian gambar siswa dapat melakukan. sesuatu yang pada akhirnya menguasai satu atau lebih kompetensi dasar Orang. yang melihat gmbar lebih tinggi maknanya daripada membaca atau mendengar. Ingatan yang didapat melalui membaca hanya 10 dari mendengar yang diingat. hanya 20 dan dari melihat yang diingat 30 Gambar yang di desain secara. baik dapat memberikan pemahaman yang lebih baik Media pembelajran ini. dalam menggunakannya harus dibantu dengan bahan tertulis Majid 2009 178. C Kemandirian Belajar, Joyoatmojo 2006 16 mengemukakan bahwa kemandirian belajar adalah. usaha untuk menetapkan sendiri tujuan atau sasaran belajar usaha mencapainya. mencakup pula usaha memilih sendiri sumber belajar dan menggunakan teknik. teknik belajar yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut Sudjana 1996 21. mengatakan bahwa kemandirian belajar merupakan keinginan kuat untuk belajar. kadar kegiatan partisipasi belajar tinggi berani menampilkan diri dan kreatif. berkeleluasaan melaksanakan kegitan belajar secara teratur Siswa yang. mempunyai kemandirian belajar akan memiliki keinginan kuat untuk belajar. berani menampilkan diri dan kreatif serta bebas dari rasa ketergantungan karena. memiliki keleluasaan dalam belajar,D Pembelajaran Biologi. Pembelajaran berdasarkan makna leksikal berarti proses cara perbuatan. mempelajari Subjek pembelajaran adalah peserta didik Pembelajaran berpusat. pada peserta didik dan menunjukan adanya dialog interaktif Pembelajaran. merupakan proses organik dan konstuktif bukan mekanis sama halnya pengajaran. Suprijono 2009 13, Biologi merupakan ilmu pengetahuan science yang mempelajari tentang. perihal kehidupan sejak beberapa juta tahun yang lalu hingga sekarang dengan. segala perwujudan dan kompleksitasnya dimulai dari subpartikel atom hingga. interaksi antarmakhluk hidup dan makhluk hidup dengan lingkungannya. Nugroho dan Sumardi 2004 3,METODOLOGI PENELITIAN, Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Classroom Action Research Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. kualitatif yaitu lebih bersifat mendeskripsikan data fakta dan keadaan yang ada di. dalam kelas Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus masing masing siklus. terdiri dari tahap perencanaan tahap pelaksanaan tindakan tahap observasi dan. tahap refleksi, Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IA 2 SMA Negeri 3 Surakarta.
tahun ajaran 2009 2010 yang berjumlah 38 orang Teknik yang digunakan dalam. penelitian adalah teknik triangulasi Teknik triangulasi dalam penelitian adalah. triangulasi sumber data Metode pengumpulan data dalam penelitian. menggunakan metode angket metode observasi dan metode wawancara. 336 Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010. Analisis data dalam penelitian ini dimulai sejak awal sampai berakhirnya. pengumpulan data Data data dari hasil penelitian di lapangan diolah dan. dianalisis secara kualitatif Teknik analisis kualitatif mengacu pada model analisis. Miles dan Huberman 1992 16 19 yang dilakukan dalam tiga komponen yaitu. reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN, Penelitian ini menerapkan dua siklus pembelajaran dengan model. pembelajaran yang sama pada tiap siklusnya yaitu Problem Based Learning PBL. disertai media gambar Setiap siklus yang diterapkan pada proses pembelajaran. menunjukkan hasil yang berbeda,Kemandirian Belajar Siswa. Nilai rata rata Kemandirian belajar siswa pada setiap siklus dari hasil. observasi dan angket dapat dilihat pada Gambar 1 Kemandirian belajar siswa. menurut hasil angket pra siklus siklus I dan siklus II menunjukkan adanya. peningkatan Rata rata persentase angket kemandirian belajar siswa pra siklus. sebesar 59 86 siklus I sebesar 78 04 dan siklus II sebesar 81 07 Hasil. observasi kemandirian belajar siswa yang dilakukan selama proses pembelajaran. pada pra siklus siklus I dan siklus II juga mengalami peningkatan Rata rata. persentase observasi kemandirian belajar siswa pra siklus sebesar 16 16 siklus I. sebesar 52 63 dan siklus II sebesar 80 45, Gambar 1 Nilai Rata rata Hasil Observasi dan Angket Kemandirian Belajar. Siswa Setiap Siklus, Peningkatan persentase kem andirian belajar siswa tersebut menunjukkan. bahwa ada perubahan tingkah laku siswa dalam kegiatan belajar mengajar. menjadi lebih baik Peningkatan persentase capaian indikator menandakan bahwa. jumlah siswa yang yang ikut berperan dalam proses pembelajaran juga semakin. bertambah Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan siswa dalam. memanfaatkan tempat atau lingkungan sekitar memanfaatkan benda yang ada di. sekitrnya memanfaatkan orang atau siapa saja yang memiliki keahlian tertentu. memanfatkan buku berbuat bertukar pendapat dengan siswa lain berani. mengemukakan permasalahan memanfaatkan pengalaman yang dimiliki untuk. Seminar Nasional Pendidikan Biologi FKIP UNS 2010 337. menyelesaikan permasalahan mengevaluasi sendiri hasil belajar senang dengan. pembelajaran yang memusat pada pemecahan masalah, Model pembelajaran PBL menyajikan permasalahan permasalahan yang.
menggali pemikiran dan logika siswa terhadap topik materi yang sedang dipelajari. serta menuntut siswa untuk berpikir lebih luas Untuk memperoleh penyelesaian. masalah yang lebih luas adalah dengan cara bertukar pendapat atau diskusi. Diskusi yang aktif membantu siswa menjadi lebih mandiri dalam mencari. informasi tentang materi yang akan dipelajari informasi dapat dicari di berbagai. media pembelajaran baik dari buku maupun media yang lain Zsiga Peter L dan. Webster Mary 2007 59 mengemukakan bahwa dalam pembelajaran kelompok. kemandirian belajar akan lebih mudah tersalurkan Selain itu siswa juga memiliki. kemahiran dalam berinteraksi dengan sesama siswa sehingga dapat menumbuhkan. bakat intelektual siswa dalam mensintesis dan menganalisis Muhson 2009 173. mengatakan bahwa PBL merupakan pembelajaran yang menggunakan masalah. sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan. baru Model ini juga berfokus pada keaktifan peserta didik dalam kegiatan. pembelajaran Peserta didik tidak lagi diberikan materi belajar secara satu arah. seperti pada model pembelajaran konvensional Penerapan model PBL ini dapat. mengembangkan pengetahuan mereka secara mandiri, Hal tersebut sesuai dengan pendapat Sudjana 1996 93 yang menyatakan. kelebihan model pembelajaran PBL yaitu 1 Para siswa memperoleh pengalaman. praktis 2 Kegiatan belajar lebih menarik sehingga tidak membosankan 3 Bahan. pengajaran lebih dihayati dan dipahami oleh para siswa 4 Siswa dapat belajar. dari berbagai sumber 5 Interaksi sosial antar peserta lebih berkembang 6 Siswa. belajar melakukan analisis dan sintesis secara simultan dan 7 Membiasakan siswa. berpikir logis dan sistematis dalam pemecahan masalah. Peran guru dalam pengajaran berbasis masalah adalah mengajukan pertanyaan tentang fenomena tersebut Siswa angket kemandirian belajar siswa

Related Books