PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK TAHUN 2015 Studi Kasus di

Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2015 Studi Kasus Di-Free PDF

  • Date:11 Dec 2019
  • Views:92
  • Downloads:0
  • Pages:91
  • Size:1.97 MB

Share Pdf : Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2015 Studi Kasus Di

Download and Preview : Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2015 Studi Kasus Di


Report CopyRight/DMCA Form For : Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahun 2015 Studi Kasus Di


Transcription:

KATA PENGANTAR, Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. yang telah memberikan Rahmat dan Karunia Nya kepada seluruh umat manusia. Shalawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi besar. Rasulullah Muhammad SAW sang pemimpin agung yang selamanya menjadi. teladan umat manusia para sahabat keluarganya serta pengikutnya yang suci. sebagai penggenggam cahaya Islam hingga akhir zaman. Berkat rahmat taufik dan hidayah Nyalah kepada seluruh umat manusia. sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai bentuk perjuangan. selama penulis menuntut ilmu pada Jurusan Ilmu Politik Fakultas Ushuluddin. Filsafat dan politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar dengan judul. Efektivitas Pemilihan Kepala Desa Serentak Tahunu 2015 Study kasus di. Kecamatan Keera Kabupaten Wajo Diajukan sebagai salah satu persyaratan. untuk dapat memperoleh Gelar Sarjana Sosial pada jurusan Ilmu Politik Fakultas. Ushuluddin Filsafat dan Politik UIN Alauddin Makassar Skripsi ini berisi. gambaran mengenai bagaimana Efektivitas Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa. Serentak yang telah di laksanakan sebelumnya serta dampak positif dan negatif. dari pemilihan langsung sehingga mudah mudahan bisa menjadi masukan untuk. berbagai pihak terutama pemangku jabatan mengenai pemilihan yang telah. dilaksanakan, Mengenai proses penyusunan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan. dorongan serta bimbingan dari berbagai pihak yang telah meluangkan waktu. tenaga pikiran dalam membimbing penulis dan turut mewarnai kehidupan. penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi ini Pada kesempatan ini. penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang,tak terhingga kepada. 1 Prof Dr H Musafir Pababari M Si Rektor Universitas Islam Negeri. UIN Alauddin Makassar serta jajarannya WR I WR II dan WR III. yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk melanjutkan. pendidikan di Perguruan Tinggi Universitas Islam Negeri UIN. Alauddin Makassar, 2 Prof Dr H Muh Natsir MA Dekan Fakultas Ushuluddin Filsafat. dan Politik serta jajarannya WD I WD II dan WD III yang telah. mengajarkan penulis tentang karakter atau jiwa kepemimpinan dalam. 3 Dr Syarifuddin Jurdi M Si selaku Ketua Jurusan dan Syahrir Karim. Ph D selaku sekertaris Jurusana Ilmu Politik yang senang tiasa. membimbing penulis dalam penyelesaian study, 4 Dr Abdullah M Ag selaku pembimbing I dan Nur Aliyah Zainal.
S IP MA selaku pembimbing II yang telah membimbing dan. mengarahkan saya dalam penyusunan skripsi ini hingga selesai. 5 Para Dosen Fakultas Ushuluddin Filsafat dan Politik Universitas. Islam Negeri Alauddin Makassar, 6 Karyawan dan staf akademik Fakultas Ushuluddin Filsafat dan. Politik Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. 7 Pihak dan Staf Badan Statistik Kabupaten Wajo dan pihak Kecamatan. Keera atas data data dan infomasi yang telah diberikan. 8 Terkhusus Kedua orang tua saya yaitu H Millo dan Hj Berliang. seorang Ibu yang telah melahirkan saya yang tidak pernah bosan. untuk memberikan kasih sayang perhatian serta do a disetiap sholat. nya dan seorang Bapak yang tidak pernah lelah mencari rezeky untuk. anak anak nya serta mengajar kan menjadi seorang anak yang jauh. lebih baik dari sebelumnya Semoga ALLAH SWT memberikan. kesuksesan limpahan rahmat dan rezeki serta umur yang panjang. agar dapat melihat kesuksessan anak anaknya dan juga saudara. saudara kandung yang selalu memberikan dorongan dan motivasi. 9 Bapak dan Ibu masyarakat Kecamatan Keera yang telah menjadi. informan peneliti atas kesediannya untuk diwawancarai dan informasi. yang diberikan sehingga membantu terselesaikannya skripsi ini. 10 Teman teman Mahasiswa terkhusus Ilmu Politik 56 78 angkatan 2012. sekaligus sudah menjadi saudara bagi penulis, 11 Terima kasih kepada Keluarga besar KRISPALA Kreasi Sepakat. Pecinta Alam yang selalu memberikan masukan dan motivasi dalam. penyelesaian skripsi ini, Semoga Allah SWT melimpahkan segala rahmat dan berkah Nya kepada. kita semua Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tidak ada yang sempurna di. dunia ini Begitupun dengan penulisan skripsi ini yang tidak luput dari. kekurangan dan kesalahan Oleh karena itu dengan segala ketulusan dan. kerendahan hati penulis mengharapkan saran dan kritikan yang kontruktif demi. penyempurnaan skripsi ini, Akhirnya dengan segala bentuk kekurangan dan kesalahan penulis. berharap mudah mudahan skripsi ini bermamfaat bagi penulis khususnya dan. bagi pihak pihak yang bersangkutan,Samata Gowa 10 November 2016.
Muhammad Yunus,Nim 30600112134,Daftar Isi,Halaman Judul. Kata Pengantar,Daftar Tabel,Daftar Isi,Bab I Pendahuluan 1. A Latar Belakang 1,B Fokus Penelitian 9,C Rumusan Masalah 9. D Kajian Pustaka 10,E TujuandanManfaatPenelitian 14. Bab II Tinjauan Teoretis 15,A Teori Partisipasi 15.
a Partisispasi Politik 15,b Bentuk Bentuk Partisipasi Politik 16. c Perilaku Politik 18,B Teori Demokrasi 19,a Defenisi Demokrasi 21. b Prinsip Prinsip Demokrasi 23, C Peraturan Pemerintah yang mengatur tentang Desa 24. Bab III Metodologi Penelitian 26,A Metode Penelitian 25. 1 Jenis Penelitian 25,2 Objek Penelitian 26,3 Lokasi Penelitian 26.
4 Teknik Pengumpulan Data 26,a Metode Wawancara 26. b Observasi 27,c Dokumentasi 27,5 Teknik Analisis Data 28. Bab IV Hasil Penelitian 29,A Gambaran Umum Lokasi Penelitian 29. a Geografis 29,b Pemerintahan Kecamatan Keera 30,c Pemerintahan Desa 33. B Pemilihan Kepala Desa Serentak,di Kabupaten Wajo Tahun 2015 36.
C Pemilihan Kepala Desa Serentak,di Kecamatan Keera Tahun 2015 38. 1 Tahap Persiapan 40,a Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa 40. 2 Tahap Pencalonan 44, a Penjaringan dan Seleksi Bakal Calon Kepala Desa 44. b Penetapan daftar nama calon kepala desa 46,c Pendataan daftar pemilih di Kecamatan Keera 47. 3 Tahap Pemungutan Suara 51, 4 Rekapitulasi perhitunga suara dan Penetapan Calon Terpilih 54.
D Dampak Negatif pada Pemilihan Kepala Desa serentak di Kecamatan. Keera Tahun 2015 56, E Dampak Negatif pada Pemilihan Kepala Desa serentak di. Kecamatan Keera Tahun 2015 65,Bab V Penutup 67,A Kesimpulan 67. B Implikasi 78,Kepustakaan,Nama Mumahammad Yunus,Nim 30600112134. Judul Pemilihan Kepala Desa serentak Tahun 2015,Studi Kasus di Kecamatan Keera Kabupaten Wajo. Pokok masalah penelitian ini membahas tentang pergantian kekuasaan. ditingkat lokal melalui bentuk demokrasi di desa dengan fokus pembahasan pada. gambaran Pemilihan Kepala Desa serentak di Kecamatan Keera Tahun 2015. Pokok masalah kemudian diuraikan ke dalam beberapa submasalah atau. pertanyaan penelitian yaitu 1 Bagaimana Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa. serentak di Kecamatan Keera Tahun 2015 2 Bagaimana dampak positif dan. negatif pada Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di Kecamatan Keera. Tahun 2015, Penelitian dalam skripsi ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis.
penelitian yang digunakan deskriptif berupa kata kata atau tertulis atau lisan dari. perilaku orang orang yang diamati Data dikumpulkan dengan melakukan. wawancara observasi dan dokumentasi Metode analisis data dalam penelitian ini. dilakukan dengan tahap tahap pengumpulan data reduksi data penyajian data dan. menarik kesimpulan data, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pilkades merupakan sarana. sirkulasi elit dan transfer kekuasaan ditingkat lokal Dalam konteks ini Pilkades. diharapkan secara langsung membuat masyarakat mengerti posisi mereka sebagai. proses interaksi antara rakyat dan pemerintah sebagai wujud adanya demokrasi. dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat Beradasarkan dari pengamatan yang. dilakukan masih banyak ditemukan pelanggaran pelanggaran yang merusak nilai. nilai demokrasi itu sendiri mulai dari tahapan persiapan sampai dengan. pemungutan suara yang masih beredarnya fenomena uang pemalsuan berkas. calon kandidat pemalsuan daftar panggilan pemilih tidak tegasnya Panitia. Pengawas dan melanggar Perda Wajo Nomor 5 Tahun 2007 tentang mekanisme. Pemilihan Kepala Desa, Implikasi dalam penelitian ini adalah 1 Pemilihan Kepala Desa dalam. demokrasi lokal agar kedepannya bisa lebih meminilisir yang namanya fenomena. uang dalam sebuah demokrasi lebih mengutamakan kuwalitas demokrasi 2. Panitia pemilihan agar lebih mengutamakan tanggung jawab dalam menjalankan. tugas melakukan pendataan pemilih yang efektif,PENDAHULUAN. A Latar Belakang, Demokrasi secara umum memliki arti sebagai suatu bentuk politik. pemerintahan yang di tentukan oleh rakyat Rakyatlah yang menentukan siapa. saja mereka yang memiliki kekuasaan dan berhak untuk memerintah Indonesia. merupakan Negara yang menganut sistem demokrasi Indonesia mengadakan. pemilihan umum setiap lima tahun sekali, Kualitas demokrasi sebenarnya didasarkan pada banyak hal khususnya.
menyangkut tentang transparansi anggaran partisipasi kelembagaan lokal dan. akomodasi kepentingan kepentingan masyarakat di dalam pengambilan keputusan. atau peraturan di daerah Pelaksanaan pemilihan bisa saja bervariasi namun. intisarinya tetap sama untuk semua masyarakat demokratis yakni akses bagi. semua warga negara yang memenuhi syarat untuk mendapat hak pilih. perlindungan bagi tiap individu terhadap pengaruh suara dan perhitungan yang. jujur dan terbuka terhadap hasil pemungutan suara 1. Dapat kita awali dengan suatu pemahaman bahwa desa itu adalah suatu. hasil perpaduan antara berbagai kelompok kegiatan manusia dengan. lingkungannya Secara lebih formal desa merupakan kesatuan masyarakat hukum. yang memiliki batas batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan. mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat. Rachmad K Dwi Susilo Kebijakan Elitisi Politik Indonesia Yogyakarta Putaka Pelajar. 2006 hlm 180, istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara. Republik Indonesia, Sebagaimana pendapat tokoh sosiologi yaitu Ferdinad dan Tonnies. mengemukakan desa adalah tempat tinggal suatu masyarakat yang bersifat. gomeinschaft yaitu saling terikat oleh perasaan dan persatuan yang masih erat. Berdasarkan kamus sosiologi desa mengandung kompleksitas saling. berkaitan satu sama lain diantara unsur unsurnya yang sebenarnya desa masih. dianggap sebagai standar pemeliharaan kehidupan bermasyarakat dan kebudayaan. asli seperti gotongroyong keperibadian dalam berpakaian adat istiadat dan. kehidupan moral dan sebagainya, Linton dalam Soemardjan dan Soemardi 1964 mengartikan. masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah hidup bekerjasama cukup. lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka. sebagai suatu kesatuan social dengan batas batas yang dirumuskan secara jelas 2. Mengenai Undang undang No 19 Tentang Desapraja yang memayungi. desa dengan berbagai bentuk institusi dengan ciri khasnya yang. mengakar pada masyarakat Namun tahun 1967 pemerintah Orde Baru UU No. 18 tahun 1965 tentang Pemerintahan Daerah dan mengganti dengan UU No 5. Tahun 1979 tentang Pemerintahan Daerah Institusi pemerintahan terkecil. Desapraja yang ada di daerah harus diganti dan diseragamkan menjadi Desa. Rasyid Masri Sosiologi dan Komunikasi Pembangunan pedesaan Makassar Alauddin. University Press 2014 hlm 1, Istilah desa seperti yang dikemukakan itu dengan dikeluarkannya Undang. Undang No 6 Tahun 2014 mengenai desa Desa adalah kesatuan masyarakat. hukum yang memiliki batas batas wilayah yang memiliki wewenang untuk. mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri berdasarkan asal usul dan adat. istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara. Kesatuan Republik Indonesia NKRI 3, Undang Undang Dasar UUD 1945 menegaskan bahwa Negara mengakui.
dan menghormati kesatuan masayarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya. sepanjang masih hidup dan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan perinsip. Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI Undan undang Nomor 32 Tahun. 2004 tentang Pemerintah Daerah mengakui adanya Otonomi yang dimiliki oleh. Desa dan Kepala Desa dapat diberikan penguasaan ataupun pendelegasian dari. Pemerintah ataupun Pemerintah Daerah untuk melaksanakn urusan Pemerintahan. tertentu Pemerintah Desa merupakan struktur Pemerintahan paling bawah yang. secara langsung berintraksi dengan masyarakat sehingga kewenangan pemerintah. desa untuk meningkatkan pelayanan serta pemberdayaan masyarakat 4 Peraturan. Pemerintah Nomor 72 tahun 2005 tentang Desa Kepala Desa sebagai unsur. penyelenggaraan Pemerintahan di daerah kecil yaitu Desa yang dipilih masyarakat. secara langsung oleh penduduk Desa yang memnuhi persyaratan yang berlaku. dengan masa jabatan kepala Desa lima 5 tahun dengan ketentuan tata cara. pemilihan kepala Desa pilkades Kepala Desa pada dasarnya bertanggung jawab. Risma Handayani PembangunanMasyarakat Pedesaan Makassar Alauddin University. Press 2014 hlm 55, Lihat UU Nomor 8 Tahun 2005 tentang Perubahan atas UU Nomor 32 Tahun2004. tentang Pemerintah Daerah, pada Rakyat Desa dan prosedur pertanggung jawaban yang di sampaikan kepada. Bupati melalui camat kepada Badan Permusyawaratan Desa BPD. Pemilihan Kepala Desa menurut peraturan pemerintah nomor 72 tahun. 2005 tentang Desa pada pasal 43 disebutkan bahwa BPD memberitahukan. kepada Kepala Desa mengenai akan berakhirnya masa jabatan Kepala Desa secara. terulis enam 6 bulan sebelum berakhir masa jabatan BPD memproses Pemilihan. Bupati melalui camat kepada Badan Permusyawaratan Desa BPD Pemilihan Kepala Desa menurut peraturan pemerintah nomor 72 tahun 2005 tentang Desa pada pasal 43 disebutkan bahwa BPD memberitahukan kepada Kepala Desa mengenai akan berakhirnya masa jabatan Kepala Desa secara terulis enam 6 bulan sebelum berakhir masa jabatan BPD memproses

Related Books