ISSN 1693 7406 SOSIOSAINS

Issn 1693 7406 Sosiosains-Free PDF

  • Date:23 Sep 2020
  • Views:1
  • Downloads:0
  • Pages:12
  • Size:2.33 MB

Share Pdf : Issn 1693 7406 Sosiosains

Download and Preview : Issn 1693 7406 Sosiosains


Report CopyRight/DMCA Form For : Issn 1693 7406 Sosiosains


Transcription:

TEORI SOSIAL KOGNITIF DALAM MENJELASKAN,PRILAK U MAKAN SEHAT PADAANAK YANG. MENGALAMIOBESITAS, Social Cognitive Theory in Explaining the Healthy Eating. Behavior in Children witfi Obesity,Eveline Sarintohe1 dan Johana E PrawitasarF. Program Studj Psikologi,Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. This research aims to find out the relationship between determinants of. social cognitive theory and healthy eating The determinants of social cogni. tive theory u sed for this research was self efficacy outcome expectations. and nutrition knowledge, The subjects of this research were 200 children from Cita Hati Elemen.
tary Christian School The subjects were divided into two groups 100 chil. dren with normal weight and 100 with obesity problem The sorting of the. subjects was d one by measuring the height and the weight using Boay Mass. In dex BMI The research also took data from some mothers to get additional. d ata about eating rules in the family and their children s habits. The method of collecting data in this research was quantitative and. qu alitative Quantitative method used questionnaires and m ultiple choice. test This research used 3 questionnaires as healthy eating behavior self. efficacy and outcome expectation questionnaire Knowledge of nutrition was. mea sured with multiple choice test Qualitative method used in terview w ith. 5 women 3 children that have normal weight an d 3 obesity child ren. The resuit of regression analysis shows that there is no relationship. between self efficacy and healthy eating behavior F 0 720 p 0 397 0 05. The result of regression analysis also showed that there is a relationship. between outcome expectation and healthy eating behavior F 4 611 p 0 033. 0 05 and either between nutrition knowledge and healthy eating behavior. F 35 144 p O OOO O Ol The result of variant analysis shows that there is. a difference of self efficacy and outcome expectation between subject with. norma weight and subject with obesity There is also different nutrition knowl. edge behveen subject with normal wei ht and subject with obesity This re. su lt shows that subject with normal weight has better healthy eating behav. ior self efficacy outcome expectation and nu trition knowledge than subjec t. with obesity The result of va riant analysis also shows that there is no differ. ence of self efficacy between subject with normal weight and s u bject w ith. Keywords tealthy eating behavior social cognitive theon self efficacy all fcollle. expectation llI trition knowledge,1 G llnI SMU Kr e ta Ha tl SlIrabaya. 2 Fl7kllltns Psikologi Un iversitas Gadjah Maria Yogyakarta. 346 SOSIOSAINS 19 3 lULl 2006, Kesehatan erat hubungannya dengan kehidupan manu sia Ada. banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang antara lain. faktor sosiat psikologi ekonomi gaya hidup dan keadaan lingkungan. Lima puluh persen kematian prematur di negara negara Barat disebabkan. gaya hidup Hamburg dkk dalam Bennett Murphy 1997 Gaya hidup. yang tidak sehat berhubungan dengan tingginya angka orang yang. terkena penyakit kronis Menurut McQueen dalam Bennett Murphy. 1997 perilaku yang berhubungan dengan penyakit kronis adalah. merokok konsumsi alkohol kurangnya nutrisi dan kurang olah raga. WHO menjelaskan bahwa di antara sejumlah perilaku yang tidak. sehat poJa makan merupakan faktor utama kematian yang diakibatkan. oleh kangker dan penyakit jantung dalam Wardle dkk 1997 Hal. terse but disebabkan karena pemenuhan gizi yang cukup melalui poJa. makan yang sehat merupakan hal yang penting dalam meningkatkan. kesehatan Wilson 1994 Kebiasaan atau perilaku makan yang tidak. sehat akan berpengaruh pada tekanan darah kolesterol dan penyakit. Pemahaman terhadap perilaku terutama perilaku makan dapat. menjadi bahan pemikiran utama bagi kesehatan masyarakat dan. merupakan s uatu tantangan untu k mengern bangkan teori dalam. psikologi kesehatan Pengurangan peritaku berisiko terhadap penyakit. kronis dan pengembangan cara hidup yang efektif merupakan tujuan. utama kesehatan masyarakat Perbaikan cara pemilihan makanan atau. pola makan individu maupun masyarakat ke arah Jebih sehat dapat. menjadi kund pengendali kond isi kesehatan individu dan masyarakat. Ha Uey 1988, Pemahaman terhadap makanan sehat dan kebiasaan perilaku makan. sehat perlu dikembangkan sejak dini Seseorang dianggap dapat. melakukan perilaku makan sehat bila orang tersebut memiliki pola makan. yang dapat meningkatkan kesehatannya dan mengurangi dari fisiko. terkena penyakit Perilaku makan yang sehat dapat diwujudkan dengan. memilih makanan yang sehat dan seimbang nilai gizinya Perilaku makan. yang sehat juga berhubungan dengan diet yang direkomendasikan atau. diet yang sehat yaitu dengan makan makanan rendah lemak tinggi kadar. serat dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah buahan Conner. Masa anak merupakan masa ketika seseorang sudah mulai dapat. belajar untuk mengembangkan pola pola dan perilaku ya n g telah. Eveline Sarilltolie et at Teori Sosial Kognitif 347. dibentuk oteh orang tua Demikian juga dengan perilaku makan pada. masa anak usia sekolah anak mulai mengembangkan perilaku makannya. sendiri karena adanya pengaruh dari luar rumah yaitu interaksi dengan. ternan sebaya atau pengaruh dari media massa, Masalah yang sering terjadi pada masa anak a nak dan berkaitan. dengan perilaku makan adalah kekurangan gizi obesitas dan kurang. semangat belajar Suitor Crowley 1984 Masalah kurang semangat. belajar dapat terjadi karena anak sering melewatkan makan pagi sehingga. pada saat di sekolah kurang bergairah dalam belajar Anak yang. dibiasakan oleh orang tua atau sangat senang makan makanan yang. berlemak berkadar gula tinggi dan kurang serat dapat menjadikan anak. mengalami obesitas Obesitas merupakan salah satu gangguan yang. disebabkan oleh konsumsi ma kanan yang terlah berlebi han tanpa. memperhatikan kandungan gizi dalam makanan Obesitas dalarn DSM. diklasifikasikan sebagai bentuk gangguan fisik kelebihan berat bad an. atau kadar lemak dalam tubuh berbeda dengan bulimia dan anorexia. yang termasuk dalam gangguan makan Obesitas banyak terjadi pacta. masa anak anak dan pacta umumnya baru terlihat efeknya di masa. dewasa Obesitas adalah dapat dijelaskan dalam kerangka rasio. perbandingan berat badan dan tinggi badan Rasio perbandingan terse but. dapat memperkirakan kandungan lemak dalam tubuh Curtis 2000. Teori sosiai kognitif dipakai oleh peneliti untuk menjelaskan perilaku. makan pada ank anak Teori sosial kognitif dipakai untuk mendasari. pene litian ini karen a ada faktor 50sial dan faktor kognitif dalam. menjelaskan perilaku seseorang Hal tersebut juga telah diungkapkan. sebelumnya o leh Taylor 1999 dan Bennet Murphy 1997 Berda. sa rkan tcori sosial kognitif perilaku dapat berubah bila ada perubahan. kognitif dan sosial Pengaruh dari keluarga ternan dan lingkungan misal. lingkungan sekolah termasuk dalam pengaruh sosial Pengaruh kognitif. berkaitan dengan keyakinan atau kepercayaan dalam diri seseorang. dalam melakukan suatu peril ak u Keyakinan yang positif dalam. melakukan suatu perilaku akan dapat memberikan pengaruh yang positif. dala m melakukan perilaku tersebut, Teori sosiaI kognitif Bandura dapat dijadikan dasar pernikiran untuk.
penelitian mengenai kesehatan atau perilaku sehat Teori sosial kognitif. menyediakan mediator mediator atau prcdiktor prediktor pcrilaku dan. perubah an periiaku baik prediktor sosia1 maupun prediktor kognitif. Schwarzer dan Renner 2000 Resnicow dkk 1997 dan Anderson dkk. 2000 menyebutkan efikasi diri self efficncy dan harapan aka n hasil Ollt. come expectation sebagai prediktor perilaku sehat yang dapat dijelaskan. dalam teori sosia kognitif Harapan akan hasil merupakan persepsi pada. 348 SOSTOSA1NS 19 3 UL12006, kemungkinan konsekuensi dari tindakan seseorang Efikasi diri adalah. keyakinan diri seseorang dalam melakukan perilaku yang dapat. mengontrol seseorang dalam melakukan perilaku Pengetahuan juga. merupakan salah satu prediktor perubahan perilaku Bandura 1986. Berdasarkan teari Bandura pengetahuan dapat diperoleh dari proses. observasi Bila seseorang mengobservasi kejadian kejadian yang ada di. lingkungannya dan tindakan atau perilaku orang pada kejadian tersebut. orang tersebut akan mendapat pengetahuan mengenai segala sesuatu. yang terjadi di lingkungannya termasuk perilaku yang diyakininya dapat. berguna untuk suatu situasi khusus dan hasil dari perilaku Orang yang. tidak memiliki pengetahuan yang cukup mengenai perilaku tertenm atau. kejad ian tertentu tidak akan dapat mengatasi kejadian khusus dalam. lingkungannya, Teod sosial kognitif menjela5kan prediktor prediktor yang dapat. mempengaruhi pedlaku 5ehat atau perubahan perilaku Berdasarkan. penelitian penelitian 5ebelumnya prediktor prediktor dari teori 505ial. kognitif yang dapat dipakai untuk menjelaskan perilaku makan seha t. adalah e fika si diri harapan akan ha si dan pengetahuan tentang. makanan sehat, Berdasarkan uraian di atas maka muncul permasalahan apakah. prediktor prediktor perilaku yaitu efikasi diri harapan akan hasil dan. pengetahuan berhubungan dengan perilaku makan sehat Selain im. apakah ada perbedaan perilaku makan sehat efikasi dirL harapan akan. hasil dan pengetahuan tentang makanan sehat antara anak anak yang. memiliki berat badan normal dan yang mengalami obesitas. Kasl dan Cobb dalam Gochman 1988 mengungkapkan tentang. kategori perilaku sehat Berdasarkan kategori tersebut maka perilaku. makan atau kebiasaan makan sehat merupakan bagian dari prellelltive. atau protective behavior perilaku pencegahan Perilaku atau kebiasaan. makan yang sehat adalah mengkonsumsi makanan yang memberikan. semua zat zat gizi esensial untuk kebutuhan metabolisme tubuh Sarafino. Perilaku makan yang sehat tidak lepas dan selalu terkait dengan. diet yang sehat Melakukan diet yang benar akan menjaga perilaku. makan tetap sehat Conner dkk 2002 mengemukakan bahwa perilaku. makan yang sehat adalah berhubungan dengan diet rendah lemak hnggi. kadar seral dan tingginya konsumsi buah buahan dan sayur sayuran. Pemnjuk diet yang sehat U S Department of Agriculture U S Depart. ment of HeaWl Human Services dalam Story Sztainer 1999 Owen. Sp lett Owen 1999 makan bermacam macam makanan menjaga. Eveline Sarintohe et al Teod Sosial Kognitif, keseimbangan antara makanan dengan aktivitas fisik memilih makanan 4. makanan yang merupakan produk padi padian dan macam macam. buah buahan dan sayuran memilih makanan yang mengandung rendah. lemak dan kolesterol memilih makanan dengan kadar gula yang sedang. memilih makanan dengan kadar garam dan sodium yang sedang. Teori sosial kognitif merupakan salah satu teori behavioral yang. merupakan pengembangan dari teori belajar sosia1 Perbedaan dengan. teori belajar lain yaitu teori sosial kognitif mengembangkan unsur kognitif. dan pengaruh sosial Bandura menekankan adanya pengaruh sosial. dalam belajar perilaku Bagi Bandura interaksi sosial penting dalam belajar. perilaku Teori sosial kognitif juga menjelaskan bahwa pengaruh 50sial. dan pengaruh kognitif mempengaruhi seseorang dalam belajar perilaku. Proses belajar yang ditekankan dalam teori sosial kognitif ada lah proses. belajar yang tidak langsung atau melalui proses observasi. TeoTi sosial kognitif Bandura 1986 merupakan salah satu teori be 4. havioral yang mampu menjelaskan perubahan perilaku sehat dan dapat. digunakan dalam tindakan preventif yaitu pembentukan perilaku sehat. TeoTi 50sial kognitif menjelaskan mengenai prediktor prediktor yang. mempengaruhi seseorang dalam melakukan perilaku sehat Bandura. dalam Ogden 1996 mengemukakan bahwa berdasarkan teori sosial. kognitif perilaku ditentukan oleh kepercayaan insentif dan pengaruh. sosial kognitif Kepercayaan terdiri dari kepercayaan bahwa perilaku. dipengaruhi oleh situasi situation outcome expectancies perilaku tertentu. dapat menimbulkan bahaya bagi individu kepercayaan bahwa suatu. perilaku dapa t memberikan dampak atau konsekuensi yang positif Ollt. coml expectmlcies dan kepercayaan bahwa keyakinan did seseorang akan. kemampuannya melakukan suatu perilaku self effiC lClJ expectancies. Bandura 1986 menjelaskan bahwa pengetahuan pada hubungan. kondisional antara fisik dan lingkungan sosial memungkinkan seseora ng. untuk memprediksi sesuatu yang terjadi bila suatu kejadian muncuL Hal. tersebut dapat memungkinkan adanya tindakan berdasarkan pengeta. huan mengenai ha l yang akan te rjadi di masa datang Orang harus. memilik i pengetahuan mengenai hal hal yang terjadi di sekitarnya. sehingga ia d apat mengetahui hal ha l yang akan terjadi Orang harus. dapat mengantisipasi did sendiri dalam mengatur perilaku atau. tind akannya Informasi mengenai outcome biasanya berasal dati. ke jadian kejadian dan tindakan tindakan yang diperolch dati. lingkungan, Dari uraian di atas dapat dilihat bagaimana proses belajar dalam.
teori sosial kognitif yaitu belajar dari lingkungan sosial dan mengem. 350 SOSIOSAINS 19 3 JULl2006, bangkan kognitif seseorang dari proses observasi Teeri sosial kognitif. juga menerangkan adanya tiga faktor yang saling berpengaruh dalam. perilaku seseorang yaitu faktor lingkungan personal da n behavioral Teori. sosial kognitif sebagai model perubahan perilaku menyediakan pred ikto r. perilaku yaitu efikasi d irL harapan akan hasiI dan pengetahuan. Scheider 1983 menjelaskan bahwa pada masa anak anak seseorang. s udah mulai dapat memilih jenis makanan yang disukai Anak anak mulai. Program Studj Psikologi Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada ABSTRACT This research aims to find out the relationship between determinants of social cognitive theory and healthy eating The determinants of social cogni tive theory used for this research was self efficacy outcome expectations and nutrition knowledge The subjects of this research were 200 children from Cita Hati

Related Books