Evaluasi Program Pelatihan umpwr ac id

Evaluasi Program Pelatihan Umpwr Ac Id-Free PDF

  • Date:17 Feb 2020
  • Views:420
  • Downloads:2
  • Pages:17
  • Size:203.64 KB

Share Pdf : Evaluasi Program Pelatihan Umpwr Ac Id

Download and Preview : Evaluasi Program Pelatihan Umpwr Ac Id


Report CopyRight/DMCA Form For : Evaluasi Program Pelatihan Umpwr Ac Id


Transcription:

instruktur iklim kelas sikap dan motivasi belajar atau berlatih para peserta pelatihan. Sedangkan penilaian pasca pelatihan bertujuan untuk mengetahui perubahan kinerja. peserta setelah kembali ke tempat kerjanya masing masing. B Tes pengukuran penilaian dan evaluasi, Ada tiga istilah yang sering digunakan dalam evaluasi yaitu tes pengukuran dan. penilaian test measurement and assessment Tes merupakan salah satu cara untuk. menaksir besarnya kemampuan seseorang secara tidak langsung yaitu melalui respons. seseorang terhadap stimulus atau pertanyaan Djemari Mardapi 1999 2 Tes. merupakan salah satu alat untuk melakukan pengukuran yaitu alat untuk. mengumpulkan informasi karakteristik suatu objek Objek ini bisa berupa kemampuan. peserta didik sikap minat maupun motivasi Respons peserta tes terhadap sejumlah. pertanyaan menggambarkan kemampuan dalam bidang tertentu Tes merupakan bagian. tersempit dari evaluasi, Pengukuran measurement dapat didefinisikan sebagai the process by which. information about the attributes or characteristics of thing are determinied and. differentiated Oriondo 1998 2 Guilford mendefinisi pengukuran dengan assigning. numbers to or quantifying things according to a set of rules Griffin Nix 1991 3. Pengukuran dinyatakan sebagai proses penetapan angka terhadap individu atau. karakteristiknya menurut aturan tertentu Ebel Frisbie 1986 14 Allen Yen. mendefinisikan pengukuran sebagai penetapan angka dengan cara yang sistematik. untuk menyatakan keadaan individu Djemari Mardapi 2000 1 Dengan demikian. esensi dari pengukuran adalah kuantifikasi atau penetapan angka tentang karakteristik. atau keadaan individu menurut aturan aturan tertentu Keadaan individu ini bisa berupa. kemampuan kognitif afektif dan psikomotor Pengukuran memiliki konsep yang lebih. luas dari pada tes Kita dapat mengukur karakateristik suatu objek tanpa menggunakan. tes misalnya dengan pengamatan skala rating atau cara lain untuk memperoleh. informasi dalam bentuk kuantitatif, Penilaian assessment memiliki makna yang berbeda dengan evaluasi The Task. Group on Assessment and Testing TGAT mendeskripsikan asesmen sebagai semua. cara yang digunakan untuk menilai unjuk kerja individu atau kelompok Griffin Nix. 1991 3 Popham 1995 3 mendefinisikan asesmen dalam konteks pendidikan sebagai. sebuah usaha secara formal untuk menentukan status siswa berkenaan dengan berbagai. kepentingan pendidikan Boyer Ewel mendefinisikan asesmen sebagai proses yang. menyediakan informasi tentang individu siswa tentang kurikulum atau program. tentang institusi atau segala sesuatu yang berkaitan dengan sistem institusi processes. that provide information about individual students about curricula or programs about. institutions or about entire systems of institutions Stark Thomas 1994 46. Berdasarkan berbagai uraian di atas dapat disimpulkan bahwa assessment atau penilaian. dapat diartikan sebagai kegiatan menafsirkan data hasil pengukuran. Evaluasi memiliki makna yang berbeda dengan penilaian pengukuran maupun. tes Stufflebeam dan Shinkfield 1985 159 menyatakan bahwa. Evaluation is the process of delineating obtaining and providing descriptive. and judgmental information about the worth and merit of some object s goals. design implementation and impact in order to guide decision making serve. needs for accountability and promote understanding of the involved. Evaluasi merupakan suatu proses menyediakan informasi yang dapat dijadikan. sebagai pertimbangan untuk menentukan harga dan jasa the worth and merit dari. tujuan yang dicapai desain implementasi dan dampak untuk membantu membuat. keputusan membantu pertanggung jawaban dan meningkatkan pemahaman terhadap. fenomena Menurut rumusan tersebut inti dari evaluasi adalah penyediaan informasi. yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Komite Studi Nasional tentang Evaluasi National Study Committee on. Evaluation dari UCLA Stark Thomas 1994 12 menyatakan bahwa. Evaluation is the process of ascertaining the decision of concern selecting. appropriate information and collecting and analyzing information in order to. report summary data useful to decision makers in selecting among. alternatives, Evaluasi merupakan suatu proses atau kegiatan pemilihan pengumpulan analisis. dan penyajian informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. serta penyusunan program selanjutnya selanjutnya Griffin Nix 1991 3 menyatakan. Measurement assessment and evaluation are hierarchial The comparison of. observation with the criteria is a measurement the interpretation and. description of the evidence is an assessment and the judgement of the value or. implication of the behavior is an evaluation, Pengukuran penilaian dan evaluasi bersifat hirarki Evaluasi didahului dengan.
penilaian assessment sedangkan penilaian didahului dengan pengukuran Pengukuran. diartikan sebagai kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria penilaian. assessment merupakan kegiatan menafsirkan dan mendeskripsikan hasil pengukuran. sedangkan evaluasi merupakan penetapan nilai atau implikasi perilaku. Brikerhoff 1986 ix menjelaskan bahwa evaluasi merupakan proses yang. menentukan sejauh mana tujuan pendidikan dapat dicapai Menurut Brikerhoff. 1986 ix dalam pelaksanaan evaluasi ada tujuh elemen yang harus dilakukan yaitu 1. penentuan fokus yang akan dievaluasi focusing the evaluation 2 penyusunan desain. evaluasi designing the evaluation 3 pengumpulan informasi collecting information. 4 analsis dan intepretasi informasi analyzing and interpreting 5 pembuatan laporang. reporting information 6 pengelolaan evaluasi managing evaluation dan 7 evaluasi. untuk evaluasi evaluating evaluation, Dalam pengertian tersebut menunjukkan bahwa dalam melakukan evaluasi. evaluator pada tahap awal harus menentukan focus yang akan dievaluasi dan desain. yang akan digunakan Hal ini berarti harus ada kejelasan apa yang akan dievaluasi yang. secara implisit menenkankan adanya tujuan evaluasi serta adanya perencanaan. bagaimana melaksanakan evaluasi Selanjutnya dilakukan pengumpulan data. menganalisis dan membuat intepretasi terhadap data yang terkumpul serta membuat. laporan Selain itu evaluator juga harus melakukan pengaturan terhadap evaluasi dan. mengevaluasi apa yang telah dilakukan dalam melaksanakan evaluasi secara. keseluruhan Weiss 1972 4 menyatakan bahwa tujuan evaluasi adalah. The purpose of evaluation research is to measure the effect of program. against the goals it set out accomplish as a means of contributing to. subsuquest decision making about the program and improving future. programming, Ada empat hal yang ditekankan pada rumusan tersebut yaitu 1 menunjuk pada. penggunaan metode penelitian 2 menekankan pada hasil suatu program 3. penggunaan kriteria untuk menilai dan 4 kontribusi terhadap pengambilan keputusan. dan perbaikan program di masa mendatang, Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa evaluasi merupakan. proses yang sistematis dan berkelanjutan untuk mengumpulkan mendeskripsikan. mengintepretasikan dan menyajikan informasi untuk dapat digunakan sebagai dasar. membuat keputusan menyusun kebijakan maupun menyusun program selanjutnya. Adapun tujuan evaluasi adalah untuk memperoleh informasi yang akurat dan objektif. tentang suatu program Informasi tersebut dapat berupa proses pelaksanaan program. dampak hasil yang dicapai efisiensi serta pemanfaatan hasil evaluasi yang difokuskan. untuk program itu sendiri yaitu untuk mengambil keputusan apakah dilanjutkan. diperbaiki atau dihentikan Selain itu juga dipergunakan untuk kepentingan penyusunan. program berikutnya maupun penyusunan kebijakan yang terkait dengan program. C Model model Evaluasi Program Pelatihan, Ada banyak model evaluasi yang dikembangkan oleh para ahli yang dapat. dipakai dalam mengevaluasi program pelatihan Kirkpatrick salah seorang ahli evaluasi. program training dalam bidang pengembangan SDM selain menawarkan model evaluasi. yang diberi nama Kirkpatrick s training evaluation model juga menunjuk model model. lain yang dapat dijadikan sebagai pilihan dalam mengadakan evaluasi terhadap sebuah. program training Model model yang ditunjuk tersebut di antaranya adalah. Five Level ROI Model Jack PhillPS,CIPP Model Daniel Stufflebeam s.
Responsive Evaluation Model Robert Stake s,Congruence Contingency Model Robert Stake s. Five Levels of Evaluation Kaufman s,CIRO Context Input Reaction Outcome. PERT Program Evaluation and Review Technique,Goal Free Evaluation Approach Michael Scriven s. Discrepancy Model Provus s,Illuminative Evaluation Model. http www businessballs com kirkpatricklearningevaluationmodel htm. diambil pada tanggal 23 Nopember 2005, Dari berbagai model tersebut di atas dalam tulisn ini hanya akan diuraikan.
secara singkat beberapa model,1 Evaluasi model CIPP. Konsep evaluasi model CIPP Context Input Prosess and Product. pertama kali ditawarkan oleh Stufflebeam pada tahun 1965 sebagai hasil usahanya. mengevaluasi ESEA the Elementary and Secondary Education Act Konsep. tersebut ditawarkan oleh Stufflebeam dengan pandangan bahwa tujuan penting. evaluasi adalah bukan membuktikan tetapi untuk memperbaiki The CIPP approach. is based on the view that the most important purpose of evaluation is not to prove. but to improve Madaus Scriven Stufflebeam 1993 118 Evaluasi model CIPP. dapat diterapkan dalam berbagai bidang seperti pendidikan manajemen. perusahaan sebagainya serta dalam berbagai jenjang baik itu proyek program. maupun institusi Dalam bidang pendidikan Stufflebeam menggolongkan sistem. pendidikan atas 4 dimensi yaitu context input process dan product sehingga. model evaluasi yang ditawarkan diberi nama CIPP model yang merupakan. singkatan ke empat dimensi tersebut Nana Sudjana Ibrahim 2004 246. menterjemahkan masing masing dimensi tersebut dengan makna sebagai berikut. 1 Context situasi atau latar belakang yang mempengaruhi jenis jenis tujuan. dan strategi pendidikan yang akan dikembangkan dalam sistem. yang bersangkutan seperti misalnya masalah pendidikan yang. dirasakan keadaan ekonomi negara pandangan hidup masyarakat. 2 Input sarana modal bahan dan rencana strategi yang ditetapkan untuk. mencapai tujuan tujuan pendidikan, 3 Process pelaksanaan strategi dan penggunaan sarana modal bahan di dalam. kegiatan nyata di lapangan, 4 Product hasil yang dicapai baik selama maupun pada akhir pengembangan. sistem pendidikan yang bersangkutan,2 Evaluasi model Brinkerhoff. Setiap desain evaluasi pada umumnya terdiri dari elemen elemen yang sama. ada banyak cara untuk menggabungkan elemen tersebut masing masing ahli. evaluasi atau evaluator mempunyai konsep yang berbeda dalam hal ini Brinkerhoff. CS mengemukakan tiga golongan evaluasi yang disusun berdasarkan. penggabungan elemen elemen yang sama seperti evaluator evaluator yang lain. namun dalam komposisi dan versi mereka sendiri sebagai berikut. a Fixed vs Emergent Evaluation Design, Desain evaluasi yang tetap fixed ditentukan dan direncanakan secara.
sistematik sebelum implementasi dikerjakan Desain dikembangkan berdasarkan. tujuan program disertai seperangkat pertanyaan yang akan dijawab dengan. informasi yang akan diperoleh dari sumber sumber tertentu Rencana analisis. dibuat sebelumnya di mana sipemakai akan menerima informasi seperti yang. telah ditentukan dalam tujuan Walaupun desain fixed ini lebih terstuktur. daripada desain emergent desain fixed juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan. yang mungkin berubah Kebanyakan evaluasi formal yang dibuat secara. individu dibuat berdasarkan desain fixed karena tujuan program telah. ditentukan dengan jelas sebelumnya dibiayai dan melalui usulan atau proposal. b Formative vs Sumative Evaluation, Evaluasi formatif digunakan untuk memperoleh informasi yang dapat. membantu memperbaiki program Evaluasi formatif dilaksanakan pada saat. implementasi program sedang berjalan Fokus evaluasi berkisar pada kebutuhan. yang dirumuskan oleh karyawan atau orang orang program Evaluator sering. merupakan bagian dari pada program dan kerjasama dengan orang orang. program Strategi pengumpulan informasi mungkin juga dipakai tetapi. penekanan pada usaha memberikan informasi yang berguna secepatnya bagi. perbaikan program, Evaluasi sumatif dilaksanakan untuk menilai manfaat suatu program. sehingga dari hasil evaluasi akan dapat ditentukan suatu program tertentu akan. diteruskan atau dihentikan Pada evaluasi sumatif difokuskan pada variable. variabel yang dianggap penting bagi sponsor program maupun fihak pembuat. keputusan Evaluator luar atau tim reviu sering dipakai karena evaluator internal. dapat mempunyai kepentingan yang berbeda waktu pelaksanaan evaluasi. sumatif terletak pada akhir implementasi program Strategi pengumpulan. informasi akan memaksimalkan validitas eksternal dan internal yang mungkin. dikumpulkan dalam waktu yang cukup lama, c Experimental and Quasi experimental Design vs Naural Unotrusive. Beberapa evaluasi memakai metodologi penelitian klasik Dalam hal. seperti ini subyek penelitian diacak perlakuan diberikan dan pengukuran. dampak dilakukan Tujuan dari penelitian untuk menilai manfaat suatu program. yang dicobakan Apabila siswa atau program dipilih secara acak maka. generalisasi dibuat pada populasi yang agak lebih luas Dalam beberapa hal. intervensi tidak mungkin dilakukan atau tidak dikehendaki Apabila proses. sudah diperbaiki evaluator harus melihat dokumen dokumen seperti<. 3 kepentingan pendidikan Boyer amp Ewel mendefinisikan asesmen sebagai proses yang menyediakan informasi tentang individu siswa tentang kurikulum atau program

Related Books