ENERGI INDONESIA ESDM

Energi Indonesia Esdm-Free PDF

  • Date:23 Sep 2020
  • Views:1
  • Downloads:0
  • Pages:94
  • Size:6.52 MB

Share Pdf : Energi Indonesia Esdm

Download and Preview : Energi Indonesia Esdm


Report CopyRight/DMCA Form For : Energi Indonesia Esdm


Transcription:

ISSN 2527 3000,SEKRETARIAT JENDERAL,DEWAN ENERGI NASIONAL. ENERGI INDONESIA,KATA PENGANTAR,Penyusunan buku Outlook Energi Indonesia OEI 2019. mulai dilakukan oleh Sekretariat Jenderal Dewan Energi. Nasional sejak tahun 2014 Untuk memperoleh data dan. informasi kondisi saat ini dan rencana pengembangan. ke depan yang terkait energi Sekjen DEN telah, melibatkan beberapa unit terkait baik di lingkungan. KESDM maupun di luar KESDM,Dalam penyusunan OEI 2019 Setjen DEN telah. berkoordinasi dengan berbagai pihak internal KESDM. yaitu Pusdatin ESDM yang dilibatkan terkait dengan data capaian energi saat ini. sedangkan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Direktorat Jenderal Mineral. dan Batubara Direktorat Jenderal Kelistrikan dan Direktorat Jenderal Energi Baru. dan Terbarukan serta Konservasi Energi dilibatkan terkait dengan data rencana. pengembangan energi ke depan seperti rencana pembangunan jargas mandatori. biofuel dan rencana pembangunan pembangkit listrik Selain itu untuk mengetahui. perkiraan kebutuhan per sektor telah dilakukan koordinasi dengan pihak eksternal. KESDM yaitu Kementerian Perindustrian terkait rencana pengembangan mobil. listrik Kementerian Perhubungan terkait rencana pengembangan transportasi. masal dan Kementerian Lingkungan Hidup terkait rencana penurunan emisi Untuk. memperkaya data di setiap sub sektor industri telah dilibatkan beberapa asosiasi. yaitu Asosiasi Semen Indonesia ASI Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia APPI. dan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia ASAKI sehingga perhitungan. intensitas energi per sub sektor industri menjadi lebih akurat. Dalam upaya meningkatkan kualitas data perkiraan kebutuhan dan penyediaan. energi ke depan Setjen DEN akan lebih memperkuat hubungan dengan pihak pihak. terkait lainnya sehingga Buku OEI dapat menjadi acuan yang handal dan dipercaya. Jakarta September 2019,Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional.
Djoko Siswanto,Outlook Energi Indonesia 2019 iii,KATA PENGANTAR. Buku Outlook Energi Indonesia 2019 merupakan suatu. hasil kajian yang memuat perkiraan permintaan dan, penyediaan energi ke depan dalam berbagai berbagai. situasi dan kondisi yang didasarkan pada asumsi yang. berkembang dari waktu ke waktu dengan menggunakan,aplikasi pemodelan perencanaan energi. Model yang dipergunakan untuk menganalisis, permintaan dan penyediaan energi adalah model LEAP. Long range Energy Alternatives Planning System yang. merupakan aplikasi pemodelan perencanaan energi untuk menganalisis kondisi. permintaan hingga penyediaan secara terintegrasi Selain itu digunakan pula. model Balmorel yang merupakan aplikasi pemodelan perencanaan energi khusus. untuk menghitung penyediaan energi listrik dengan pendekatan optimasi. Disamping itu dari tahun ke tahun penyusunan OEI terus diperbaharui baik terkait. data dan informasi kebijakan terbaru maupun metodologinya Berdasarkan hasil. analisis terdapat peningkatan akurasi proyeksi permintaan energi final tahun 2016. 2017 dan 2018 dari OEI 2016 ke OEI 2017 Dari hasil perbandingan terlihat bahwa. perbedaan antara proyeksi permintaan energi final dan realisasi konsumsi energi. final semakin kecil akurasi 0 1, Tentunya Buku Outlook Energi Indonesia 2019 ini masih memerlukan perbaikan di.
masa yang akan datang oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat. diperlukan dan akan digunakan sebagai perbaikan penyusunan OEI selanjutnya. Semoga buku ini bermanfaat bagi Pemerintah Pemerintah Daerah para investor. di bidang energi dan masyarakat Indonesia dalam memajukan energi di Indonesia. Jakarta September 2019, Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan. Sugeng Mujiyanto,iv Outlook Energi Indonesia 2019,TIM PENYUSUN. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional,Djoko Siswanto. Penanggung Jawab, Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan. Sugeng Mujiyanto,Tim Penyusun,Sadmoko Hesti Pambudi.
Jamaludin Lastiko Wibowo,Nurina Indah Pratiwi,Saleh Abdurrahman. Mustika Pertiwi,UCAPAN TERIMA KASIH, Kami mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah memberikan masuk an. dan saran dalam penyusunan buku OEI 2019, Anggota Dewan Energi Nasional dari Unsur Pemangku Kepentingan. Wakil Tetap Anggota Dewan Energi Nasional dari Unsur Pemerintah. Kedutaan Besar Denmark dan Danish Energy Agency, Direktorat Jenderal Migas Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Direktorat. Jenderal Mineral dan Batubara Direktorat Jenderal EBTKE Pusdatin KESDM. PT PLN dan PT PGN, Para pakar energi yang turut membantu penyusunan OEI 2019.
Outlook Energi Indonesia 2019 v,Disclosure, OEI 2019 merupakan analisis terhadap proyeksi permintaan dan penyediaan energi. nasional jangka panjang 2019 2050 dengan asumsi tertentu yang dikembangkan. untuk tujuan penyusunan skenario proyeksi energi ke depan Asumsi dan proyeksi. yang digunakan berdasarkan perkembangan teknologi energi baik fosil maupun. terbarukan sesuai dengan data dan kondisi yang diketahui saat ini Data yang. digunakan dalam OEI ini berasal dari publikasi resmi dan data yang mungkin masih. bersifat sementara atau data yang terus diperbaiki diupdate oleh sumbernya. vi Outlook Energi Indonesia 2019,ISSN 2527 3000,DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR iii,TIM PENYUSUN v,UCAPAN TERIMA KASIH v. DISCLOSURE vi,DAFTAR ISI vii,DAFTAR GAMBAR ix,DAFTAR TABEL xi. RINGKASAN EKSEKUTIF xii,BAB I PENDAHULUAN 1,1 1 Kondisi Energi Saat Ini 1.
1 1 1 Minyak Bumi 2,1 1 2 Gas Bumi 3,1 1 3 Batubara 4. 1 1 4 Energi Baru dan Energi Terbarukan 5,1 1 5 Ketenagalistrikan 8. 1 2 Akurasi Proyeksi 10,1 3 Metodologi 10,1 3 1 Kerangka Analisis Pemodelan 10. 1 3 2 Skenario Perkiraan Energi 12,1 3 3 Asumsi Pemodelan 14. BAB II OUTLOOK PERMINTAAN ENERGI 21,2 1 Sektor Industri 23.
2 2 Sektor Transportasi 25,2 3 Sektor Rumah Tangga 27. 2 4 Sektor Komersial 29,2 5 Sektor Lainnya 30,BAB III OUTLOOK PENYEDIAAN ENERGI 35. 3 1 Penyediaan Minyak 38,3 2 Penyediaan Gas 39,3 3 Penyediaan Batubara 40. 3 4 Penyediaan EBT 41,Outlook Energi Indonesia 2019 vii. BAB IV OUTLOOK LISTRIK 45,4 1 Permintaan Listrik 45.
4 2 Produksi Listrik 48,4 3 Total Kapasitas Pembangkit 50. BAB V OUTLOOK EMISI CO2 57,BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI 63. 6 1 Kesimpulan 63,6 2 Rekomendasi 64,LAMPIRAN I DEFINISI 67. LAMPIRAN II DAFTAR SINGKATAN 71,LAMPIRAN III TABEL RINGKASAN OUTLOOK 73. viii Outlook Energi Indonesia 2019,DAFTAR GAMBAR, Gambar 1 1 Perkembangan Ketergantungan Impor Minyak Bumi 2.
Gambar 1 2 Produksi dan Impor BBM 3, Gambar 1 3 Perkembangan Produksi dan Ekspor Gas Bumi 4. Gambar 1 4 Realisasi Produksi dan Perkembangan Ekspor Batubara 5. Gambar 1 5 Perkembangan Produksi Ekspor dan Pemanfaatan Biodiesel 7. Gambar 1 6 Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik per Jenis Energi Tahun 2018 8. Gambar 1 7 Kapasitas Pembangkit Tenaga Listrik Tahun 2018 9. Gambar 1 8 Produksi Listrik per Jenis Energi Tahun 2018 9. Gambar 1 9 Penjualan Listrik 2018 10,Gambar 1 10 Kerangka Analisis Pemodelan 11. Gambar 1 11 Keterkaitan LEAP dan Balmorel 12, Gambar 2 1 Perbandingan Permintaan Energi Final Tiga Skenario 21. Gambar 2 2 Permintaan Energi Final per Sektor 22, Gambar 2 3 Permintaan Energi Final per Jenis Energi 23. Gambar 2 4 Permintaan Energi Sektor Industri berdasarkan Jenis Energi 24. Gambar 2 5 Permintaan Energi Enam Sub Sektor Industri Besar 24. Gambar 2 6 Permintaan Energi Sektor Transportasi 25. Gambar 2 7 Permintaan Energi per Moda Transportasi 27. Gambar 2 8 Proyeksi Pangsa Penduduk Desa dan Kota sampai Tahun 2035 27. Gambar 2 9 Proyeksi Permintaan Energi Sektor Rumah Tangga 28. Gambar 2 10 Permintaan Energi Sektor Komesial per Jenis Energi 29. Gambar 2 11 Permintaan Energi Final per sub sektor Komersial 30. Gambar 2 12 Permintaan Energi Final Sektor Lainnya 31. Gambar 3 1 Perkembangan Bauran Energi Primer Skenario BaU 36. Gambar 3 2 Perbandingan Bauran Energi Primer Skenario PB 37. Gambar 3 3 Perbandingan Bauran Energi Primer Skenario RK 37. Gambar 3 4 Proyeksi Penyediaan Energi Primer per Kapita 38. Gambar 3 5 Tren Penyediaan Minyak 39,Gambar 3 6 Penyediaan Gas 40.
Gambar 3 7 Proyeksi Penyediaan Batubara 40,Gambar 3 8 Penyediaan EBT 41. Gambar 4 1 Perbandingan Jumlah Kendaraan Listrik 46. Gambar 4 2 Permintaan Listrik per Sektor 47, Gambar 4 3 Perkembangan Konsumsi Listrik per Kapita 47. Gambar 4 4 Produksi Listrik per Jenis Energi 48,Outlook Energi Indonesia 2019 ix. Gambar 4 5 Proyeksi Produksi Listrik dari Pembangkit EBT 50. Gambar 4 6 Pangsa Kapasitas Pembangkit Listrik skenario BaU 51. Gambar 4 7 Kapasitas Pembangkit Skenario BaU 51, Gambar 4 8 Pangsa Kapasitas Pembangkit Listrik Skenario PB 52. Gambar 4 9 Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik EBT Skenario PB 52. Gambar 4 10 Pangsa Kapasitas Pembangkit Listrik Skenario RK 53. Gambar 4 11 Kapasitas Terpasang Pembangkit Listrik EBT Skenario RK 54. Gambar 5 1 Perkembangan Emisi GRK 58,Gambar 5 2 Emisi GRK per Kapita 59.
x Outlook Energi Indonesia 2019,DAFTAR TABEL,Tabel 1 1 Potensi Energi Terbarukan 6. Tabel 1 2 Asumsi Skenario 14, Tabel 5 1 Target Penurunan Emisi CO2 per Sektor 58. Outlook Energi Indonesia 2019 xi,RINGKASAN EKSEKUTIF. OEI 2019 memberikan gambaran proyeksi permintaan dan penyediaan energi. nasional dalam kurun waktu 2019 2050 berdasarkan asumsi sosial ekonomi dan. perkembangan teknologi ke depan dengan menggunakan baseline data tahun 2018. Analisis permintaan dan penyediaan energi dilakukan berdasarkan hasil. perhitungan model LEAP Long range Energy Alternatives Planning System dan. dalam perhitungan penyediaan listrik menggunakan pemodelan Balmorel LEAP. adalah aplikasi pemodelan perencanaan energi untuk menganalisis kondisi. permintaan hingga penyediaan secara terintegrasi Sedangkan Balmorel adalah. aplikasi pemodelan perencanaan energi khususnya untuk penyediaan energi listrik. dengan pendekatan optimasi, Pertumbuhan penduduk pertumbuhan ekonomi dan harga energi menjadi dasar. asumsi yang dikembangkan untuk memperoleh gambaran mengenai permintaan. energi hingga tahun 2050 Selain itu beberapa asumsi tambahan terkait dengan. kebijakan energi yang berlaku saat ini antara lain RUEN dan mandatori BBN juga. menjadi pertimbangan dalam proyeksi permintaan energi ke depan Demikian pula. asumsi dan target dalam pengembangan ketenagalistrikan dalam RUPTL RIPIN. Proyeksi permintaan dan penyediaan energi periode 2019 2050 menggunakan. 3 skenario yaitu skenario Business as Usual BaU skenario Pembangunan. Berkelanjutan PB dan skenario Rendah Karbon RK Ketiga skenario tersebut. menggunakan asumsi dasar pertumbuhan Pendapatan Domestik Bruto PDB dan. populasi yang sama yaitu rata rata pertumbuhan PDB sebesar 5 6 per tahun dan. pertumbuhan populasi 0 7 Beberapa asumsi penting yang dimasukkan dalam. OEI 2019 antara lain target penggunaan biodiesel dan bioetanol pertumbuhan. jaringan gas rumah tangga jargas target kendaraan listrik dan penggunaan. kompor induksi dan Dimethyl Ether DME untuk substitusi LPG Khusus untuk. pembangkit listrik mengacu pada target yang terdapat di RUPTL untuk skenario. BaU RUEN untuk skenario PB dan kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat celsius. untuk skenario RK,xii Outlook Energi Indonesia 2019.
Permintaan energi final nasional tahun 2025 pada skenario BaU skenario PB. dan skenario RK masing masing sebesar 170 8 MTOE 154 7 MTOE dan 150 1. MTOE Permintaan energi final pada tahun 2050 dengan skenario yang sama. masing masing sebesar 548 8 MTOE 481 1 MTOE dan 424 2 MTOE Pada tahun. 2025 permintaan energi untuk seluruh skenario masih didominasi oleh sektor. transportasi yaitu sekitar 35 dan pada tahun 2050 didominasi oleh sektor industri. antara 37 42, Permintaan listrik pada tahun 2025 pada masing masing skenario akan tumbuh. sekitar 11 12 sehingga akan mencapai 576 2 TWh BaU 537 TWh PB dan. 520 7 TWh RK dan pada tahun 2050 akan tumbuh sekitar 6 7 sehingga akan. mencapai 2 214 TWh BaU 1 917 9 TWh PB dan 1 625 2 TWh RK Permintaan. listrik sampai tahun 2050 di semua skenario masih didominasi oleh sektor rumah. tangga kemudian sektor industri dan komersial,Outlook Energi Indonesia 2019 xiii. pembangkit listrik mengacu pada target yang terdapat di RUPTL untuk skenario BaU RUEN untuk skenario PB dan kenaikan suhu bumi di bawah 2 derajat celsius untuk skenario RK Outlook Energi Indonesia 2019 xiii Permintaan energi final nasional tahun 2025 pada skenario BaU skenario PB dan skenario RK masing masing sebesar 170 8 MTOE 154 7 MTOE dan 150 1 MTOE Permintaan energi final pada tahun

Related Books