BAB II TINJAUAN PUSTAKA A Cedera Unimus

Bab Ii Tinjauan Pustaka A Cedera Unimus-Free PDF

  • Date:23 Dec 2019
  • Views:53
  • Downloads:0
  • Pages:19
  • Size:426.50 KB

Share Pdf : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Cedera Unimus

Download and Preview : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Cedera Unimus


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab Ii Tinjauan Pustaka A Cedera Unimus


Transcription:

c Peradangan lokal ditandai oleh kalor panas,rubor kemerahan tumor bengkak dolor nyeri fungsi. olesi tidak dapat digunakan secara normal, b Berdasarkan jaringan yang terkena cedera dapat diklasifikasikan. 1 Cedera Jaringan Lunak,Beberapa cedera jaringan lunak. a Cedera pada kulit, Cedera yang paling sering adalah ekskoriasi lecet laserasi. robek maupun punctum tusukan,b Cedera pada otot tendon dan ligamen.
1 Strain Adalah cedera yang terjadi pada otot dan tendon. Biasanya disebabkan oleh adanya regangan yang, berlebihan Gejala Nyeri yang terlokalisasi kekakuan. bengkak hematom di sekitar daerah yang cedera,2 Sprain Adalah cedera yang disebabkan adanya. peregangan yang berlebihan sehingga terjadi cedera pada. ligamen Gejala nyeri bengkak hematoma tidak dapat,menggerakkan sendi kesulitan untuk menggunakan. ekstremitas yang cedera,2 Cedera Jaringan Keras, Cedera ini terjadi pada tulang atau sendi Dapat ditemukan. bersama dengan cedera jaringan lunak Yang termasuk cedera ini. a Fraktur Patah Tulang Yaitu diskontinuitas struktur jaringan. tulang Penyebabnya adalah tulang mengalami suatu trauma. ruda paksa melebihi batas kemampuan yang mampu, diterimanya Bentuk dari patah tulang dapat berupa retakan.
saja sampai dengan hancur berkeping keping,http repository unimus ac id. Patah tulang dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu,1 Patah Tulang Tertutup. Dimana patah tulang terjadi tidak diikuti oleh robeknya. struktur di sekitarnya,2 Patah Tulang Terbuka, Dimana ujung tulang yang patah menonjol keluar Jenis. fraktur ini lebih berbahaya dari fraktur tertutup karena. dengan terbukanya kulit maka ada bahaya infeksi akibat. masuknya kuman kuman penyakit ke dalam jaringan, b Dislokasi adalah sebuah keadaan dimana posisi tulang pada. sendi tidak pada tempat yang semestinya Biasanya dislokasi. akan disertai oleh cedera ligamen sprain,3 Penyebab.
Cedera pada anak usia sekolah dapat disebabkan oleh beberapa. faktor seperti usia jenis kelamin lingkungan dan tingkat sosioekonomi. Kliegman 2007 Kemampuan anak untuk mengolah dan menyatukan. informasi seperti meyatukan apa yang mereka lihat dan dengar masih. terbatas Banyak anak tidak memahami konsep tentang bahaya atau tidak. bahaya Pemahaman ini menyebabkan anak kurang dapat mengantisipasi. dan mengatasi kondisi bahaya yang muncul sehingga berakibat fatal untuk. keselamatan dirinya Sumargi 2007 Penyebab lain terjadinya cedera. pada anak adalah kurangnya pengawasan dari orang tua terhadap anak. Hal ini mempengaruhi lebih tingginya angka kejadian cedera pada laki. laki dari pada perempuan dimana orang tua biasanya lebih memperhatikan. anak perempuan dari pada anak laki laki Morrongiello Walpole. McArthur 2009 Kuschitawati dan Magetsari 2007 menyatakan bahwa. jenis cedera yang lebih sering dialami oleh anak laki laki yaitu luka. robek patah tulang dan terkilir sedangkan perempuan lebih sering. mengalami cedera tergigit dan kemasukan benda asing. http repository unimus ac id,4 Penanganan,a Cedera Pada Kulit. 1 Luka Lecet ekskoriasi, Menurut Potter Perry 2005 pembersihan luka yang dianjurkan. dapat menggunakan cairan pembersih normal salin NaCl. Normal salin merupakan cairan fisiologis yang tidak akan. membahayakan jaringan luka Penggunaan normal salin juga. bertujuan untuk meningkatkan perkembangan dan migrasi. jaringan epitel Setelah dibersihkan dengan normal salin tutup. luka menggunakan kassa steril dan fiksasi,2 Luka Robek laserasi. Menurut Junaidi 2011 luka robek pada umumnya memerlukan. jahitan Oleh karena itu tindakan pertolongan pertamanya ialah. melakukan desinfeksi kemudian menutupnya dengan plester atau. kassa steril lalu membawa korban ke rumah sakit atau pelayanan. kesehatan terdekat Jika diperlukan dapat diberikan antibiotika. dan antitetanus untuk mencegah infeksi atau serangan tetanus. 3 Luka Tusuk punctum, Menurut Junaidi 2011 apabila tusukan mengenai pembuluh. darah yang besar terlebih dahulu lakukan tindakan untuk. menghentikan perdarahan itu Tutup lukanya menggunakan kain. kassa steril dan balut dengan baik kemudian segera membawa. korban ke rumah sakit,b Cedera pada tendon sprain dan strain.
Menurut Millar 2014 salah satu cara menangani cedera pada kasus. sprain dan strain adalah dengan PRICES Protection Rest Ice. Compression Elevation Support yaitu,1 Protect Proteksi. Proteksi bertujuan untuk mencegah cedera bertambah parah. dengan mengurangi pergerakan bagian otot yang cedera Proteksi. dapat menggunakan air splint dan ankle brace,http repository unimus ac id. 2 Rest Istirahat, Istirahatkan bagian tubuh yang cedera selama 2 3 hari untuk. mencegah cedera bertambah parah dan memberikan waktu. jaringan untuk sembuh,3 Ice Pemberian Es, Pemberian kompres es bertujuan untuk mengurangi peradangan. Kompres es akan menyebabkan menyempitnya pembuluh darah. pada daerah yang dikompres sehingga mengurangi aliran darah ke. tempat tersebut dan meredakan peradangan Berikut adalah cara. penggunaan kompres es es ditempatkan dalam kantong dan. dibungkus sebelum dipakai Tidak boleh ada kontak langsung. antara es dan kulit Kompres es pada daerah luka selama 20 menit. setiap 2 jam selama 1 2 hari Kompres es dihentikan ketika. peradangan berkurang Ciri ciri adanya peradangan kemerahan. bengkak panas rasa nyeri dan tidak bisa digerakkan. 4 Compression Kompresi, Kompresi bertujuan untuk mencegah pergerakan otot dan juga.
dapat mengurangi pembengkakkan Kompresi dilakukan dengan. menggunakan elastic bandage atau ankle taping Dalam. melakukan kompresi harus diperhatikan jangan sampai kompresi. terlalu ketat,5 Elevation Elevasi, Elevasi dilakukan dengan menopang bagian yang cedera dengan. suatu benda agar daerah yang cedera lebih tinggi dari permukaan. jantung Elevasi bertujuan untuk mengurangi tekanan dan aliran. darah ke daerah cedera serta mengurangi pembengkakkan. Support bertujuan untuk mencegah pergerakan otot yang. berlebihan dan pencegahan cedera berulang,http repository unimus ac id. Menurut Mansjoer 2000 penatalaksanaan fraktur telah banyak. mengalami perubahan dalam waktu sepuluh tahun terakhir ini Traksi. dan spica casting atau cast bracing mempunyai banyak kerugian. karena waktu berbaring lebih lama meski pun merupakan. penatalaksanaan non invasif pilihan untuk anak anak Oleh karena itu. tindakan ini banyak dilakukan pada orang dewasa Bila keadaan. penderita stabil dan luka telah diatasi fraktur dapat dimobilisasi. dengan salah satu cara dibawah ini, Traksi adalah tahanan yang dipakai dengan berat atau alat lain. untuk menangani kerusakan atau gangguan pada tulang dan otot. Tujuan traksi adalah untuk menangani fraktur dislokasi atau. spasme otot dalam usaha untuk memperbaiki deformitas dan. mempercepat penyembuhan Traksi menggunakan beban untuk. menahan anggota gerak pada tempatnya Tapi sekarang sudah. jarang digunakan Traksi longitudinal yang memadai diperlukan. selama 24 jam untuk mengatasi spasme otot dan mencegah. pemendekan dan fragmen harus ditopang di posterior untuk. mencegah pelengkungan Traksi pada anak anak dengan fraktur. femur harus kurang dari 12 kg jika penderita yang gemuk. memerlukan beban yang lebih besar,2 Fiksasi interna. Fiksasi interna dilakukan dengan pembedahan untuk, menempatkan piringan atau batang logam pada pecahan pecahan.
tulang Fiksasi interna merupakan pengobatan terbaik untuk patah. tulang pinggul dan patah tulang disertai komplikasi. 3 Pembidaian, Pembidaian adalah suatu cara pertolongan pertama pada cedera. trauma sistem muskuloskeletal untuk mengistirahatkan. immobilisasi bagian tubuh kita yang mengalami cedera dengan. http repository unimus ac id, menggunakan suatu alat yaitu benda keras yang ditempatkan di. daerah sekeliling tulang,4 Pemasangan Gips atau Operasi Dengan ORIF. Gips adalah suatu bubuk campuran yang digunakan untuk. membungkus secara keras daerah yang mengalami patah tulang. Pemasangan gips bertujuan untuk menyatukan kedua bagian. tulang yang patah agar tak bergerak sehingga dapat menyatu dan. fungsinya pulih kembali dengan cara mengimobilisasi tulang yang. patah tersebut,5 Penyembuhan Fraktur, Penyembuhan fraktur dibantu oleh pembebanan fisiologis pada. tulang sehingga dianjurkan untuk melakukan aktifitas otot dan. penahanan beban secara lebih awal Tujuan ini tercakup dalam. tiga keputusan yang sederhana reduksi mempertahankan dan. lakukan latihan,5 Pencegahan, Cedera pada anak sekolah dapat dicegah dan dikendalikan Ada 6.
prinsip dasar program pencegahan cedera di seluruh dunia diantaranya. peraturan perundang undangan modifikasi produk modifikasi. lingkungan mendukung kunjungan rumah home visits mempromosikan. alat alat keamanan dan edukasi WHO 2008 Pihak sekolah orangtua. dan guru juga berperan sangat penting dalam mencegah terjadinya cedera. pada anak usia sekolah Pihak sekolah dan guru berperan dalam membuat. kebijakan tentang pencegahan cedera di sekolah Barrios Jones dan. Gallagher 2007 mengatakan dalam penelitiannya tentang konsekuensi. cedera di sekolah bahwa sekolah perlu melakukan beberapa tugas spesial. dalam hal pencegahan cedera pada anak selama di sekolah Seperti. sekolah harus memberikan pengawasan cukup selama anak berada di. sekolah terutama ketika anak sedang bermain atau berolahraga Sekolah. juga harus menyediakan transportasi dan lingkungan yang aman Barrios. Jones Gallagher 2007 Selain itu pihak sekolah juga perlu. http repository unimus ac id, bekerjasama dengan petugas kesehatan setempat untuk melakukan. pelatihan pelatihan pada kader UKS guna meningkatkan pengetahuan dan. keterampilan sehingga siswa siswi kader UKS dapat berperan aktif dalam. melakukan pencegahan cedera di lingkungan sekolah Sedangkan. orangtua berperan dalam hal mengawasi dan memberikan edukasi kepada. anak dalam hal meningkatkan pengetahuan anak terkait cedera. 6 Pelatihan Kader UKS dan Peran UKS, Usaha kesehatan sekolah merupakan salah satu usaha kesehatan. pokok yang dilaksanakan oleh puskesmas dan juga usaha kesehatan. masyarakat yang dijalankan disekolah sekolah dengan anak didik beserta. lingkungan sekolahnya sebagai sasaran utama Usaha kesehatan sekolah. berfungsi sebagai lembaga penerangan agar anak tahu bagaimana cara. menjaga kebersihan diri menggosok gigi yang benar mengobati luka. merawat kuku dan memperoleh pendidikan seks yang sehat Effendi. Pelatihan kader UKS dilakukan oleh sekolah melalui program UKS. yang bekerja sama dengan dinas kesehatan dan petugas kesehatan. setempat Pelatihan kader UKS di sekolah bertujuan untuk meningkatkan. pengetahuan sikap dan keterampilan siswa dalam rangka pelaksanaan. program UKS Metode pelatihan yang digunakan adalah metode ceramah. tanya jawab simulasi curah pendapat peragaan demonstrasi. penugasan pelatihan di ruang UKS maupun di lapangan Pelatih adalah. petugas kesehatan serta guru UKS Depkes 2006, Peranan UKS adalah sebagai salah satu modal dasar pembangunan. nasional adalah sumber daya manusia yang berkualitas yaitu manusia. indonesia yang sehat fisik mental dan sosial serta memiliki produktivitas. yang optimal dengan pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara. terus menerus yang dimulai sejak dalam kandungan balita usia sekolah. sampai usia lanjut Effendi 2009,http repository unimus ac id. B Pengetahuan dan Keterampilan,1 Pengetahuan,a Pengertian Pengetahuan.
Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang. melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu Pengindraan. terjadi melalui panca indra manusia yakni indra penglihatan. pendengaran penciuman rasa dan raba Notoatmodjo 2010. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting. untuk terbentuknya tindakan seseorang overt behaviour. Berdasarkan pengalaman nyata perilaku yang didasari oleh. pengetahuan akan lebih langgeng daripada perilaku yang tidak. didasari oleh pengetahuan Notoatmodjo 2010,b Tingkat Pengetahuan. Pengetahuan dalam aspek kognitif menurut Notoatmodjo. 2007 dibagi menjadi 6 enam tingkatan yaitu,1 Tahu Know. Tahu diartikan mengingat suatu materi yang telah dipelajari. sebelumnya dari seluruh bahan yang dipelajari Tahu ini. merupakan tingkat pengertian yang paling rendah,2 Memahami Comprehension. Memahami ini diartikan sebagai suatu kemampuan untuk. menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat. menginterpretasikan materi ke kondisi sebenarnya,3 Aplikasi Aplication. Kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari. pada situasi atau kondisi yang sebenarnya,4 Analisis Analysis.
Kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam. komponen komponen tetapi masih dalam suatu struktur. organisasi tersebut dan masih ada kaitannya satu sama lain. 5 Sintesis Synthesis,http repository unimus ac id, Sintesis menunjuk pada suatu kemampuan untuk meletakan atau. menghubungkan bagian bagian didalam suatu bentuk keseluruhan. 6 Evaluasi Evaluation, Evaluasi ini berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan. justifikasi atau penilaian terhadap suatu materi atau objek. c Pengukuran Pengetahuan, Pengetahuan dapat diukur dengan wawancara atau angket yang. menyatakan tentang isi materi yang ingin diukur dari responden. Notoatmodjo 2007 Pengukuran pengetahuan ini berkaitan dengan. pengetahuan siswa sekolah dasar dalam melakukan perawatan cedera. Menurut Arikunto 2010 rumus pengukuran pengetahuan adalah. tulang yang patah agar tak bergerak sehingga dapat menyatu dan fungsinya pulih kembali dengan cara mengimobilisasi tulang yang patah tersebut 5 Penyembuhan Fraktur Penyembuhan fraktur dibantu oleh pembebanan fisiologis pada tulang sehingga dianjurkan untuk melakukan aktifitas otot dan penahanan beban secara lebih awal Tujuan ini tercakup dalam

Related Books