BAB I PENDAHULUAN A DPR

Bab I Pendahuluan A Dpr-Free PDF

  • Date:21 Nov 2020
  • Views:3
  • Downloads:0
  • Pages:109
  • Size:1.06 MB

Share Pdf : Bab I Pendahuluan A Dpr

Download and Preview : Bab I Pendahuluan A Dpr


Report CopyRight/DMCA Form For : Bab I Pendahuluan A Dpr


Transcription:

dengan honorarium yang diterima melainkan juga turut bertanggungjawab. secara pidana apabila terbukti melakukan kelalaian atau kealpaan sehingga. menyebabkan kesalahan konstruksi bangunan, Keberadaan profesi arsitek sendiri secara tidak langsung disebutkan. dalam Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi. Undang Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung dan. Undang Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran Meskipun. demikian belum ada suatu payung hukum yang bersifat lex specialis yang. melindungi dan menaungi keberadaan profesi arsitek Kondisi ini. mendorong perlunya pengaturan lebih lanjut mengenai profesi arsitek. terutama dalam menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN dan pasar bebas. Apabila diperhatikan kelaziman di berbagai belahan dunia terhadap. pengaturan profesi Arsitek adalah berdiri sendiri secara mandiri hampir. seluruh negara di dunia memiliki undang undang yang berkaitan dengan. profesi arsitek Kelaziman ini juga tercermin pada CPC Central Product. Classification yang diterbitkan oleh UNSD United Nations Statistic Division. yaitu CPC 8671 dan Engineering CPC 8672 Keberadaan CPC ini kemudian. menjadi dasar penting yang digunakan pada berbagai kesepakatan. internasional misalnya ASEAN MRA ASEAN Mutual Recognition. Arrangement Union of International Architects Asosiasi Arsitek Dunia dan. ARCASIA Asosiasi Arsitek Asia, Materi RUU arsitek sebelumnya pernah melalui proses harmonisasi. dengan Badan Legislasi DPR pada september 2009 dan masuk dalam long. list Program Legislasi Nasional 2004 2009 dan Program Legislasi Nasional. 2009 2014 namun belum dapat disahkan sebagai undang undang Oleh. karena belum adanya payung hukum itu maka pengaturan mengenai sosok. arsitek syarat pengangkatan arsitek hak dan kewajiban arsitek serta. pengaturan komprehensif lainya bersifat tidak seragam sehingga. mengakibatkan tidak padu padannya perlindungan terhadap arsitek dan. hasil karyanya baik di dalam maupun di luar negeri. Pengaturan terhadap profesi arsitek memiliki dampak terhadap. pertumbuhan dan pembangunan sumber daya ekonomi dan sumberdaya. manusia indonesia Perlindungan terhadap profesi arsitek mendorong. Konsep per selasa 14 April 2015, kreatifitas perlindungan kualitas dan persaingan sehat baik antar arsitek. indonesia maupun arsitek indonesia dengan asing Pola pasar bebas yang. tidak hanya menghendaki lalu lintas barang dan jasa semata melainkan. juga tenaga kerja yang ahli dan professional di bidangnya semakin. mendorong pentingnya pengaturan mengenai undang undang yang. mengatur profesi arsitek,B Identifikasi Masalah, Berdasarkan Pasal 43 ayat 3 Undang Undang Nomor 12 Tahun 2011. tentang Pembentukan Peraturan Perundang Undangan Rancangan. Undang Undang yang berasal dari DPR Presiden atau DPD harus disertai. Naskah Akademik Dalam Pasal 1 angka 11 Undang Undang Nomor 12. Tahun 2011 disebutkan bahwa Naskah Akademik adalah naskah hasil. penelitian atau pengkajian hukum dan hasil penelitian lainnya terhadap. suatu masalah tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. mengenai pengaturan masalah tersebut dalam suatu Rancangan Undang. Undang Rancangan Peraturan Daerah Provinsi atau Rancangan Peraturan. Daerah Kabupaten Kota sebagai hasil solusi terhadap permasalahan dan. kebutuhan hukum masyarakat Berpijak pada pengertian Naskah. Akademik tersebut maka beberapa permasalahan yang akan dimuat dalam. Naskah Akademik NA ini adalah, 1 Permasalahan apa yang dihadapi dalam kehidupan berbangsa.
bernegara dan bermasyarakat serta bagaimana permasalahan. tersebut dapat diatasi melalui Rancangan Undang Undang tentang. 2 Mengapa perlu Rancangan Undang Undang tentang Arsitek sebagai. pemecahan masalah sehingga melibatkan negara dalam penyelesaian. permasalahan tersebut, 3 Apa yang menjadi pertimbangan atau landasan filosofis sosiologis. yuridis pembentukan Rancangan Undang Undang tentang Arsitek. 4 Apa sasaran yang akan diwujudkan ruang lingkup pengaturan. jangkauan dan arah pengaturan dari Rancangan Undang Undang. tentang Arsitek,Konsep per selasa 14 April 2015,C Tujuan dan Kegunaan. Sesuai dengan permasalahan yang dikemukakan di atas maka. tujuan penyusunan Naskah Akademik ini adalah sebagai berikut. 1 Merumuskan permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan. berbangsa bernegara dan bermasyarakat serta cara cara mengatasi. permasalahan tersebut, 2 Merumuskan permasalahan hukum yang dihadapi sebagai alasan. pembentukan Rancangan Undang Undang tentang Arsitek sebagai. dasar hukum penyelesaian atau solusi permasalahan dalam. kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat, 3 Merumuskan pertimbangan atau landasan filosofis sosiologis. yuridis pembentukan Rancangan Undang Undang tentang Arsitek. 4 Merumuskan sasaran yang akan diwujudkan ruang lingkup. pengaturan jangkauan dan arah pengaturan dalam Rancangan. Undang Undang tentang arsitek, Sementara itu kegunaan penyusunan Naskah Akademik ini adalah sebagai.
acuan atau referensi dalam menyusun dan membahas RUU tentang arsitek. yang tercantum dalam Daftar Program Legislasi Nasional Rancangan. Undang Undang Prioritas Tahun 2015,D Metode Penelitian. 1 Jenis dan Sifat Penelitian, Jenis penelitian yang digunakan dalam penyusunan Naskah Akademik. ini adalah penelitian yuridis normatif dengan sifat penelitian. deskriptif Penelitian yuridis normatif merupakan suatu penelitian. kepustakaan yang dilakukan dengan meneliti data sekunder 1. Penelitian dilakukan dengan meneliti ketentuan ketentuan yang ada di. dalam peraturan perundang undangan dan literatur terkait. 2 Teknik Pengumpulan Data dan Sumber Data, 1Ronny Hanitijo Soemitro Metodologi Penelitian Hukum Jakarta Ghalia Indonesia. 1983 hal 24,Konsep per selasa 14 April 2015, Penelitian yuridis normatif ini menggunakan data sekunder Data. sekunder yang dimaksud terdiri dari bahan hukum primer bahan. hukum sekunder maupun bahan hukum tersier Bahan hukum. primer adalah bahan yang isinya mengikat karena dikeluarkan oleh. pemerintah atau negara meliputi antara lain peraturan perundang. undangan Sedangkan bahan hukum sekunder adalah bahan bahan. yang isinya membahas bahan hukum primer seperti buku buku. artikel laporan penelitian dan berbagai karya tulis ilmiah lainnya. termasuk yang dapat diakses melalui internet Bahan hukum tersier. adalah bahan bahan yang bersifat menunjang bahan hukum primer. dan sekunder seperti kamus buku pegangan almanak dan. sebagainya yang semuanya dapat disebut bahan referensi atau bahan. acuan atau rujukan2, Disamping itu juga dilakukan diskusi internal dan Rapat Dengar.
Pendapat Umum dengan mengundang beberapa narasumber yaitu. pakar dan praktisi Ikatan Arsitek Indonesia Akademisi Institut. Teknologi Bandung serta Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi. 3 Teknik Penyajian dan Analisis Data, Hasil penelitian dijabarkan secara deskriptif analitis dan preskriptif. Analitis deskriptif yaitu mendeskripsikan fakta fakta yang ada. kemudian dilakukan an lisis berdasarkan hukum positif maupun. teori teori yang ada Analisis deskriptif tertuju pada pemecahan. masalah yang ada Pelaksanaan metode deskriptif ini tidak terbatas. hanya sampai pada tahap pengumpulan dan penyusunan data tetapi. meliputi analisis dan interpretasi tentang arti data itu sendiri 3. Sedangkan sifat preskriptif bahwa data yang diperoleh dapat disajikan. dengan mengemukakan rumusan regulasi yang diharapkan dapat. menjadi alternatif penyempurnaan norma norma serta sistem. pengaturannya di masa yang akan datang, 2Burhan Ashshofa Metode Penelitian Hukum Jakarta Rineka Cipta 1998 hal 103. 3Soejono dan Abdurrahman Metode Penelitian Hukum cetakan kedua Jakarta. RinekaCipta 2003 hal 22,Konsep per selasa 14 April 2015. KAJIAN TEORETIS DAN PRAKTIK EMPIRIS,A KAJIAN TEORITIS. A 1 Konsep Teknik dan Teknologi, Teknik berasal dari kata Engineering yang berasal dari kata Inginiare.
dari bahasa latin yang berarti merancang atau menciptakan Para insinyur. engineers menggunakan prinsip prinsip sains untuk merancang struktur. mesin mesin dan produk produk, Pengertian teknologi menurut David L Goetch adalah people tools. resources to solve problems or to extend their capabilities. Teknologi adalah aneka kumpulan pengetahuan dan peralatan yang. dipergunakan atau dibuat oleh manusia untuk secara progresif menguasai. alam lingkungannya Karena banyak berkaitan dengan kehidupan manusia. maka tidak bisa tidak teknologi akan dipertimbangkan sebagai faktor. dominan yang berpengaruh secara dignifikan dalm proses perubahan. Dalam pandangan Management of Technology Teknologi dapat. digambarkan dalam beragam cara, 1 Teknologi sebagai makna untuk memenuhi suatu maksud didalamnya. terkandung apa saja yang dibuuhkan untuk merubah, mengkonversikan sumber daya resources ke suatu produk atau jasa. 2 Teknologi tidak ubahnya sebagai pengetahuan sumberdaya yang. diperlukan untuk mencapai suatu tujuan objective, 3 Teknologi adalah suatu tubuh dari ilmu pengetahuan dan rekayasa. engineering yang dapat diaplikasikan pada perancangan produk dan. atau proses atau pada penelitian untuk mendapatkan pengetahuan. 4 Rochlin Gene I Scentific Technology and Social Change San Fransisco W H. Freeman and Company 1974,Konsep per selasa 14 April 2015.
A 2 Kedudukan dan Peran Teori Arsitektur, Secara ilmiah perlu diungkap tentang apa itu arsitektur Telah. banyak pandangan atau pengertian serta batasan tentang arsitektur dari. beberapa ahli pakar Mulai dari pandangan Marcus Vitrovius Fillio tentang. arsitektur yaitu arsitektur adalah proses penciptaan dan pewujudan. bangunan yang didalamnya memiliki tiga pilar utama yaitu a kegunaan. atau fungsionalitas b kekokohan kekuatan dan c estetika atau. keindahan Pandangan dari Van Rommondt tentang arsitektur yaitu proses. penciptaan bangunan bagikehidupan manusia yang didalamnya tercapai. rasa aman untuk dihuni nyaman untuk digunakan dan bahagia puas dari. aspek visual Pandangan dari Aldo van Eyck tentang arsitektur yaitu. proses penciptaan ruang dan lingkungan bagi kehidupan manusia yang. didalamnya terkait dengan unsur unsur fungsi bentuk lokasi dan tata. nilai kehidupan masyarakatnya Demikian pula pandangan dari Bruno Zevi. tentang arsitektur yaitu proses penciptaan dan pewujudan bangunanyang. erat kaiatannya dengan unsur unsur fungsi bentuk bahan warna cahaya. sertaelemen elemen pembentuk ruang bangunan lainnya 5 Pandangan. yang terkini tentang arsitektur yaitu dari Ammos Rapoport yang. menyatakan bahwa arsitektur adalah proses penciptaan dan pewujudan. dari ruang dalam bentuk lingkungan binaan build environment bagi. kehidupan manusia dimana lingkungan yang diciptakan tersebut. hendaklah adaptif dan selaras dengan lingkungan sekitarnya Dan yang. terakhir dari Christian Normberg Schulz yaitu arsitektur adalah proses. penciptaan ruang atau bangunan yang didalamnya mengandung tiga unsur. penting yaitu a kegunaan fungsi b teknik keteknikan dan c. ekspresi bentuk 6 James Snyder mengungkapkan bahwa terdapat tingkatan. skala atau besaran ruang yang mesti dipahami dalam kerangka kerja. perancangan arsitektur Tingkatan skala atau besaran ruang dalam. arsitektur tersebut adalah 1 Skala Besaran Ruang Tingkat Kecil Mikro. yang meliputi a the part of the roomscale b the room scale c the multi. rooms scale 2 Skala Besaran Ruang Tingkat Menengah Midle yang. 5 Snyder Catanese 1979 Introduction to Architecture Mc Graw Hill Book Co. 6 Schulz Normberg 1986 Intention in Architecture MIT Press Cambridge USA. Konsep per selasa 14 April 2015, meliputi a the part of the building scale b the building scale dan c the. building with site scale 3 Skala Besaran Ruang Tingkat Besar Makro. yang meliputi a the multi building scale b the district scale dan c the. part of urban scale 7 Dengan memahami tingkatan skala atau besaran ruang. dalam arsitektur maka kita akan mengenal dan paham sampai seberapa. detail pekerjaan perancangan arsitektur dilakukan Atau pada skala makro. kita dapat melihat seberapa luas kaitan antaraperancangan arsitektur. dengan profesi lain yang terkait didalamnya Sekali lagi wujud dari ruang. dalam arsitektur dapat beraneka ragam seperti ruangan dalam interior. bagian dari bangunan part of the building satu bangunan utuh single. building hingga ke lingkungan kawasan district bahkan sampai skala. lingkungan kota, Kegiatan yang dilakukan para arsitek profesional dalam kehidupan. sehari hari akan melibatkan dirinya dengan serangkaian kegiatan yang. berhubungan dengan aktivitas Perancangan Design Activity Kegiatan. Perancangan Arsitektur pada dasarnya merupakan muara pengikat dan. sekaligus kegiatan utama yang selalu dilakukan oleh para profesional yang. memilih profesinya sebagai arsitek perancang bangunan ataupun lulusan. sarjana arsitektur Tentu saja dalam melakukan menjalankan kegiatan. perancangan arsitektur para arsitek sarjana arsitektur pada tahap. sebelumnya telah lebih dahulu dibekali oleh pengetahuan dan pemahaman. yang memadai tentang kaidah kaidah dasar kegiatan perancangan seperti. misalnya Teori Arsitektur The Architectural Theory dan Metoda. Perancangan Arsitektur The Architectural Design Methods. Di berbagai kampus perguruan tinggi penyelenggara program studi. bidang arsitektur mata kuliah Teori Arsitektur diberikan dalam tiga. jenjang yang berurutan dengan tujuan untuk mendukung pelaksanaan. kegiatan Studio Perancangan Arsitektur secara keseluruhan pada tingkat. S1 Sarjana bidang Arsitektur Mata kuliah Teori Arsitektur I berisikan. teori teori yang ada Analisis deskriptif tertuju pada pemecahan masalah yang ada Pelaksanaan metode deskriptif ini tidak terbatas hanya sampai pada tahap pengumpulan dan penyusunan data tetapi meliputi analisis dan interpretasi tentang arti data itu sendiri 3 Sedangkan sifat preskriptif bahwa data yang diperoleh dapat disajikan dengan mengemukakan rumusan regulasi yang diharapkan dapat

Related Books